alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Bocah di Sri Lanka Tewas Usai Jalani Ritual Pengusiran Setan

RADAR MALANG – Ritual pengusiran roh jahat atau setan yang menempel di tubuh tak hanya terjadi di Indonesia. Di Sri Langka, ritual tersebut juga jamak dilakukan oleh warga. Ironisnya, seorang bocah perempuan berusia 9 tahun sampai tewas usai dipukuli dengan tongkat saat menjalani ritual pengusiran setan.

Polisi kemudian menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni ibu dari sang anak dan seorang wanita yang melakukan ritual. Melansir dari surat kabar Adaderana, Selasa (2/3), menurut keterangan kepolisian setempat, insiden itu terjadi karena sang Ibu yakin putrinya telah dirasuki makhluk ghaib.

Pada 27 Februari lalu, ia kemudian membawa anaknya ke Delgoda (40 Kilometer dari Kolombo), tepatnya ke rumah wanita tersebut yang dikenal menawarkan jasa pengusiran roh jahat. Saat melakukan aktivitas ritual, dahi anak tersebut sebelumnya diolesi minyak dan selanjutnya dipukuli menggunakan tongkat.

Tak lama setelah itu, korban tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit Biyagama karena kondisinya yang kritis. Namun sayang, saat tiba di rumah sakit nyawa bocah perempuan itu tidak tertolong. Senin (1/3) lalu mayat korban diserahkan ke rumah sakit berbeda untuk diotopsi.

Sementara itu, pihak kepolisian melalu juru bicaranya, Ajith Rohana mengatakan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. “Polisi sedang menyelidiki apakah ada orang lain yang disiksa,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap layanan tersebut mengingat peristiwa semacam ini bukanlah pertama kali yang terjadi.

Penulis: Gilang Ilham

RADAR MALANG – Ritual pengusiran roh jahat atau setan yang menempel di tubuh tak hanya terjadi di Indonesia. Di Sri Langka, ritual tersebut juga jamak dilakukan oleh warga. Ironisnya, seorang bocah perempuan berusia 9 tahun sampai tewas usai dipukuli dengan tongkat saat menjalani ritual pengusiran setan.

Polisi kemudian menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni ibu dari sang anak dan seorang wanita yang melakukan ritual. Melansir dari surat kabar Adaderana, Selasa (2/3), menurut keterangan kepolisian setempat, insiden itu terjadi karena sang Ibu yakin putrinya telah dirasuki makhluk ghaib.

Pada 27 Februari lalu, ia kemudian membawa anaknya ke Delgoda (40 Kilometer dari Kolombo), tepatnya ke rumah wanita tersebut yang dikenal menawarkan jasa pengusiran roh jahat. Saat melakukan aktivitas ritual, dahi anak tersebut sebelumnya diolesi minyak dan selanjutnya dipukuli menggunakan tongkat.

Tak lama setelah itu, korban tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit Biyagama karena kondisinya yang kritis. Namun sayang, saat tiba di rumah sakit nyawa bocah perempuan itu tidak tertolong. Senin (1/3) lalu mayat korban diserahkan ke rumah sakit berbeda untuk diotopsi.

Sementara itu, pihak kepolisian melalu juru bicaranya, Ajith Rohana mengatakan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. “Polisi sedang menyelidiki apakah ada orang lain yang disiksa,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap layanan tersebut mengingat peristiwa semacam ini bukanlah pertama kali yang terjadi.

Penulis: Gilang Ilham

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru