alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

4 Bocah Keracunan Setelah Makan Permen Ganja Di Inggris 

RADAR MALANG – Empat orang anak dibawa ke rumah sakit pada Minggu (2/5). Pihak kepolisian Surrey, Inggris mengatakan, hal tersebut terjadi setelah mereka kedapatan memakan permen jelly yang kemungkinan besar mengandung ganja.
Seorang anak laki-laki berusia 12 dan 13 tahun serta seorang gadis berusia dua belas tahun dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans setelah menderita reaksi keras terhadap permen. “Mereka mengalami muntah yang tak terkendali dan pingsan,” kata polisi seperti dilansir Independent UK pada Minggu (2/5).
Sementara anak laki-laki berusia 12 tahun lainnya dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya sebagai tindakan pencegahan karena dia juga diyakini telah memakan permen. Keempat anak tersebut tinggal di rumah sakit semalam untuk observasi.
Polisi mengatakan, ada dugaan bahwa permen yang diyakini mengandung ganja tersebut diberikan kepada anak-anak di taman Court Recreation Ground di Epsom.
Mereka menambahkan bahwa mereka tidak memiliki gambaran yang jelas tentang permen yang terlibat dalam insiden tersebut. Namun mereka memiliki laporan serupa tentang permen apel jeli dengan bentuk lingkaran jeli hijau.
Polisi Surrey pun dipanggil ke toko-toko di Pound Lane di Epsom, untuk menanggapi insiden tersebut.
“Kami, tentu saja, mencoba untuk memahami permen tersebut, dari mana asalnya dan apa isinya. Namun, prioritas utama kami adalah memperingatkan orang tua dan memberi tahu anak-anak di daerah tersebut agar tidak tergoda untuk mencobanya. Karena hal itu jelas menyebabkan kerugian yang besar,” beber Detektif Sersan Lee Marks.
“Jenis produk yang mungkin dipasarkan adalah infus ganja atau infus CBD yang ilegal di Inggris. Produk tersebut dapat terlihat seperti produk komersial dengan kemasan profesional, tetapi ini tidak boleh dianggap sebagai tanda bahwa produk tersebut aman atau legal,” tambahnya.
Polisi pun mendesak orang-orang yang mengetahui permen ganja tersebut untuk menghubungi NHS 111 atau 999 dalam keadaan darurat.
Mereka menambahkan bahwa siapa pun yang memiliki informasi tentang pasokan permen di Epsom atau yang telah menemukan permen serupa atau kemasan terkait tidak boleh menghancurkannya. Mereka diharapkan menghubungi Polisi Surrey melalui situs web mereka.
Penulis: Talitha Azmi F.
RADAR MALANG – Empat orang anak dibawa ke rumah sakit pada Minggu (2/5). Pihak kepolisian Surrey, Inggris mengatakan, hal tersebut terjadi setelah mereka kedapatan memakan permen jelly yang kemungkinan besar mengandung ganja.
Seorang anak laki-laki berusia 12 dan 13 tahun serta seorang gadis berusia dua belas tahun dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans setelah menderita reaksi keras terhadap permen. “Mereka mengalami muntah yang tak terkendali dan pingsan,” kata polisi seperti dilansir Independent UK pada Minggu (2/5).
Sementara anak laki-laki berusia 12 tahun lainnya dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya sebagai tindakan pencegahan karena dia juga diyakini telah memakan permen. Keempat anak tersebut tinggal di rumah sakit semalam untuk observasi.
Polisi mengatakan, ada dugaan bahwa permen yang diyakini mengandung ganja tersebut diberikan kepada anak-anak di taman Court Recreation Ground di Epsom.
Mereka menambahkan bahwa mereka tidak memiliki gambaran yang jelas tentang permen yang terlibat dalam insiden tersebut. Namun mereka memiliki laporan serupa tentang permen apel jeli dengan bentuk lingkaran jeli hijau.
Polisi Surrey pun dipanggil ke toko-toko di Pound Lane di Epsom, untuk menanggapi insiden tersebut.
“Kami, tentu saja, mencoba untuk memahami permen tersebut, dari mana asalnya dan apa isinya. Namun, prioritas utama kami adalah memperingatkan orang tua dan memberi tahu anak-anak di daerah tersebut agar tidak tergoda untuk mencobanya. Karena hal itu jelas menyebabkan kerugian yang besar,” beber Detektif Sersan Lee Marks.
“Jenis produk yang mungkin dipasarkan adalah infus ganja atau infus CBD yang ilegal di Inggris. Produk tersebut dapat terlihat seperti produk komersial dengan kemasan profesional, tetapi ini tidak boleh dianggap sebagai tanda bahwa produk tersebut aman atau legal,” tambahnya.
Polisi pun mendesak orang-orang yang mengetahui permen ganja tersebut untuk menghubungi NHS 111 atau 999 dalam keadaan darurat.
Mereka menambahkan bahwa siapa pun yang memiliki informasi tentang pasokan permen di Epsom atau yang telah menemukan permen serupa atau kemasan terkait tidak boleh menghancurkannya. Mereka diharapkan menghubungi Polisi Surrey melalui situs web mereka.
Penulis: Talitha Azmi F.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/