alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Militan Boko Haram Serang Kota Borno, Nigeria Saat Tarawih

RADAR MALANG – Militan Boko Haram dengan truk bersenjata menyerang penduduk yang sedang menjalankan buka puasa dan salat tarawih di kota Gajiram di Area Pemerintah Lokal Nganzai, Negara Bagian Borno, Nigeria pada Rabu (14/4).

Melansir Al Jazeera, Kamis (15/4), sumber-sumber keamanan menyatakan bahwa pada hari Rabu sekitar waktu berbuka puasa, teroris menyerbu kota sebagai pembalasan karena militer telah membunuh beberapa komandan mereka di wilayah Danau Chad seminggu sebelumnya.

“Para pejuang datang sekitar istirahat Ramadan pada Rabu untuk menangkap pasukan yang tidak siap. Namun komponen Satuan Tugas Udara bersiaga untuk mengusir mereka. Itu adalah hari pertama Ramadan tahun ini dan teroris ingin membuat penduduk kedua kota tidak stabil,” kata seorang pejabat keamanan.

“Mereka melakukan pembalasan atas pengeboman udara militer baru-baru ini di benteng mereka di Tudun Wulgo, Zari, Tumbun Alhaji, Kusuma, Sigir di Ngala dan Arijallamari, di Abadam, Marte dan Ngala,” lanjut pejabat tersebut.

Dilaporkan, beberapa komandan yang tewas dalam serangan udara tersebut termasuk Mohammad Fulloja, Ameer Mallam Bello, Ba’a kaka Tunkushe, Abu Muktar Al-Ansari, Ameer Abba Kaka, Abu Huzaifa, Ameer Modu Kwayem, sedangkan Goni Mustapha yang merupakan Imam Kepala ISWAP (Islamic State West Africa Province) lolos dengan luka tembak.

Sebelumnya, pada Sabtu (10/4), pejuang Boko Haram menyerbu kota Damasak, membakar fasilitas PBB dan memaksa pekerja mengungsi untuk menyelamatkan hidup mereka.

Penulis: Talitha Azmi F.

RADAR MALANG – Militan Boko Haram dengan truk bersenjata menyerang penduduk yang sedang menjalankan buka puasa dan salat tarawih di kota Gajiram di Area Pemerintah Lokal Nganzai, Negara Bagian Borno, Nigeria pada Rabu (14/4).

Melansir Al Jazeera, Kamis (15/4), sumber-sumber keamanan menyatakan bahwa pada hari Rabu sekitar waktu berbuka puasa, teroris menyerbu kota sebagai pembalasan karena militer telah membunuh beberapa komandan mereka di wilayah Danau Chad seminggu sebelumnya.

“Para pejuang datang sekitar istirahat Ramadan pada Rabu untuk menangkap pasukan yang tidak siap. Namun komponen Satuan Tugas Udara bersiaga untuk mengusir mereka. Itu adalah hari pertama Ramadan tahun ini dan teroris ingin membuat penduduk kedua kota tidak stabil,” kata seorang pejabat keamanan.

“Mereka melakukan pembalasan atas pengeboman udara militer baru-baru ini di benteng mereka di Tudun Wulgo, Zari, Tumbun Alhaji, Kusuma, Sigir di Ngala dan Arijallamari, di Abadam, Marte dan Ngala,” lanjut pejabat tersebut.

Dilaporkan, beberapa komandan yang tewas dalam serangan udara tersebut termasuk Mohammad Fulloja, Ameer Mallam Bello, Ba’a kaka Tunkushe, Abu Muktar Al-Ansari, Ameer Abba Kaka, Abu Huzaifa, Ameer Modu Kwayem, sedangkan Goni Mustapha yang merupakan Imam Kepala ISWAP (Islamic State West Africa Province) lolos dengan luka tembak.

Sebelumnya, pada Sabtu (10/4), pejuang Boko Haram menyerbu kota Damasak, membakar fasilitas PBB dan memaksa pekerja mengungsi untuk menyelamatkan hidup mereka.

Penulis: Talitha Azmi F.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru