alexametrics
24.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

Misi Berhasil, Turis Luar Angkasa SpaceX Mendarat di Bumi

Misi Berhasil, Turis Luar Angkasa SpaceX Mendarat di Bumi
RADAR MALANG – Setelah tiga hari berada di orbit bumi, SpaceX akhirnya berhasil mendaratkan empat awaknya dengan aman di lepas pantai Florida Sabtu (18/9). Penerbangan yang dikategorikan sebagai misi wisata luar angkasa ini termasuk pertama kalinya dilakukan. Pasalnya, SpaceX tidak menerbangkan astronot professional, melainkan empat warga sipil.
Dilansir dari abcnews.go.com, Minggu 19 September 2021 terdapat empat warga sipil yang mengikuti misi SpaceX Inspiration4 yang meluncur sejak hari Rabu dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral. Mereka adalah geoscientist dan mantan kandidat astronot NASA Sian Proctor (51), asisten dokter dan penyintas kanker tulang masa kanak-kanak Hayley Arceneaux (29), insinyur data kedirgantaraan dan veteran Angkatan Udara Chris Sembroski (42) serta kepala eksekutif perusahaan e-commerce Shift4 Payments Inc, Jared Isaacman (38).
Mereka mendarat menggunakan kapsul Crew Dragon milik SpaceX, dijuluki Resilience sekitar pukul 19.00 sesaat sebelum matahari terbenam. SpaceX telah menyiarkan momen tersebut melalui saluran kanal Youtubenya secara langsung.Sebelumnya para awak telah diluncurkan menggunakan salah satu roket Falcon 9 dua tahap SpaceX yang dapat digunakan kembali.
Misi Inspiration4 SpaceX mencetak sejarah sebagai misi terjauh yang pernah dilakukan oleh warga sipil dari Bumi. Mereka berada pada ketinggian lebih dari 367 mil, bahkan jarak tersebut lebih jauh dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Isaacman, salah satu kru menginginkan misi ini bisa bermanfaat bagi Rumah Sakit Penelitian Anak St. Jude. Rumah Sakit itu adalah pusat kanker pediatric terkemuka di Memphis, Tennessee. Selain itu, merupakan tempat Arcenaux dirawat karena menderita kanker. Sebelum peluncuran, ia secara pribadi telah mendonasikan $100 juta untuk membantu pengobatan kanker pada anak.
Keempat kru juga berdialog dengan anak-anak yang saat ini dirawat di St. Jude secara langsung dari luar angkasa pada hari Jumat.
“Sleeping bag seperti apa yang kamu punya?” tanya seorang anak kepada Arceneaux.
“Jadi, jika kamu pernah berkemah, kami memiliki jenis sleeping bag yang sama,” katanya.
“Kami berada di sleeping bag yang berada di atas kursi, tetapi kami menggunakan sabuk pengaman di sekitar sleeping bag agar tidak terbang saat tidur,”lanjutnya
“Bisakah kamu memotret di luar angkasa?” tanya anak lain kepada Proctor.
“Kami benar-benar dapat mengambil gambar di luar angkasa,” jawabnya.
“Dan kami telah mengambil banyak sekali foto dan video agar dapat mengabadikan momen ini lalu membagikannya ke semua orang saat pulang,” tambahnya.
Sejak lepas landas, misi tersebut berhasil mengumpulkan donasi tambahan sekitar $500.000 untuk rumah sakit.
Kini, para kru sedang menjalani pengecekan menggunakan ultrasound portabel untuk mengukur kornea dan saraf optik. Tindakan tersebut berfungsi untuk menemukan indikasi adanya tekanan intrakranial.
“Kami juga melakukan swab dari berbagai bagian tubuh untuk mengevaluasi mikrobioma dan bagaimana perubahannya selama tiga hari sebelumnya di luar angkasa,” kata Arceanaux.
Penulis: Dela Romadhona
Misi Berhasil, Turis Luar Angkasa SpaceX Mendarat di Bumi
RADAR MALANG – Setelah tiga hari berada di orbit bumi, SpaceX akhirnya berhasil mendaratkan empat awaknya dengan aman di lepas pantai Florida Sabtu (18/9). Penerbangan yang dikategorikan sebagai misi wisata luar angkasa ini termasuk pertama kalinya dilakukan. Pasalnya, SpaceX tidak menerbangkan astronot professional, melainkan empat warga sipil.
Dilansir dari abcnews.go.com, Minggu 19 September 2021 terdapat empat warga sipil yang mengikuti misi SpaceX Inspiration4 yang meluncur sejak hari Rabu dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral. Mereka adalah geoscientist dan mantan kandidat astronot NASA Sian Proctor (51), asisten dokter dan penyintas kanker tulang masa kanak-kanak Hayley Arceneaux (29), insinyur data kedirgantaraan dan veteran Angkatan Udara Chris Sembroski (42) serta kepala eksekutif perusahaan e-commerce Shift4 Payments Inc, Jared Isaacman (38).
Mereka mendarat menggunakan kapsul Crew Dragon milik SpaceX, dijuluki Resilience sekitar pukul 19.00 sesaat sebelum matahari terbenam. SpaceX telah menyiarkan momen tersebut melalui saluran kanal Youtubenya secara langsung.Sebelumnya para awak telah diluncurkan menggunakan salah satu roket Falcon 9 dua tahap SpaceX yang dapat digunakan kembali.
Misi Inspiration4 SpaceX mencetak sejarah sebagai misi terjauh yang pernah dilakukan oleh warga sipil dari Bumi. Mereka berada pada ketinggian lebih dari 367 mil, bahkan jarak tersebut lebih jauh dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Isaacman, salah satu kru menginginkan misi ini bisa bermanfaat bagi Rumah Sakit Penelitian Anak St. Jude. Rumah Sakit itu adalah pusat kanker pediatric terkemuka di Memphis, Tennessee. Selain itu, merupakan tempat Arcenaux dirawat karena menderita kanker. Sebelum peluncuran, ia secara pribadi telah mendonasikan $100 juta untuk membantu pengobatan kanker pada anak.
Keempat kru juga berdialog dengan anak-anak yang saat ini dirawat di St. Jude secara langsung dari luar angkasa pada hari Jumat.
“Sleeping bag seperti apa yang kamu punya?” tanya seorang anak kepada Arceneaux.
“Jadi, jika kamu pernah berkemah, kami memiliki jenis sleeping bag yang sama,” katanya.
“Kami berada di sleeping bag yang berada di atas kursi, tetapi kami menggunakan sabuk pengaman di sekitar sleeping bag agar tidak terbang saat tidur,”lanjutnya
“Bisakah kamu memotret di luar angkasa?” tanya anak lain kepada Proctor.
“Kami benar-benar dapat mengambil gambar di luar angkasa,” jawabnya.
“Dan kami telah mengambil banyak sekali foto dan video agar dapat mengabadikan momen ini lalu membagikannya ke semua orang saat pulang,” tambahnya.
Sejak lepas landas, misi tersebut berhasil mengumpulkan donasi tambahan sekitar $500.000 untuk rumah sakit.
Kini, para kru sedang menjalani pengecekan menggunakan ultrasound portabel untuk mengukur kornea dan saraf optik. Tindakan tersebut berfungsi untuk menemukan indikasi adanya tekanan intrakranial.
“Kami juga melakukan swab dari berbagai bagian tubuh untuk mengevaluasi mikrobioma dan bagaimana perubahannya selama tiga hari sebelumnya di luar angkasa,” kata Arceanaux.
Penulis: Dela Romadhona

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru