alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Bos AntiVirus McAfee Tewas di Penjara

RADAR MALANG – Pengusaha perangkat lunak antivirus John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Barcelona beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju untuk mengekstradisi dia ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak.

Melansir dari BBC, Kamis (24/6), departemen kehakiman Catelan mengatakan petugas medis penjara mencoba menyelamatkannya tetapi tidak berhasil. Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa McAfee mengakhiri nyawanya sendiri.

Pada Oktober 2020 John McAfee ditangkap di Spanyol ketika dia hendak naik pesawat ke Turki dan dituduh gagal mengajukan pengembalian pajak selama 4 tahun meskipun menghasilkan jutaan dari pekerjaan, konsultasi, ceramah, mata uang kripto dan penjualan lainnya.

Departemen kehakiman AS menuduh McAfee menghindari kewajiban pajak dengan meminta pendapatannya dibayarkan ke rekening bank dan rekening pertukaran mata uang kripto atas nama orang lain. Dia juga dituduh menyembunyikan aset termasuk kapal pesiar dan properti real estate juga atas nama orang lain.

Pengadilan nasional Spanyol mengesahkan ekstradisinya ke Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan pada Rabu Pagi. Dalam beberapa tahun terakhir McAfee berulang kali mengklaim bahwa ada rencana untuk menangkapnya, namun pengadilan mengatakan tidak ada bukti yang mengungkapkan bahwa dia diadili karena alasan politik atau ideologis.

McAfee menuturkan bahwa ia mengaku belum membayar pajak penghasilan AS selama delapan tahun pada 2019 karena alasan ideologis. Ia merasa bahwa perpajakan adalah ilegal dan pemerintahan Washington sangat korup.

Menyusul berita ini, pengacara McAfee, Javier Villalba, Kamis (26/4) mengungkapkan bahwa McAfee merasa tidak nyaman selama sembilan bulan di dalam penjara. Ia menambahkan bahwa sebenarnya McAfee masih memiliki peluang dalam proses banding. Ia juga menyebut hal menyedihkan ini sebagai ketidakadilan atas John McAfee.

Penulis: Ambarul Fatima S.

RADAR MALANG – Pengusaha perangkat lunak antivirus John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Barcelona beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju untuk mengekstradisi dia ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak.

Melansir dari BBC, Kamis (24/6), departemen kehakiman Catelan mengatakan petugas medis penjara mencoba menyelamatkannya tetapi tidak berhasil. Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa McAfee mengakhiri nyawanya sendiri.

Pada Oktober 2020 John McAfee ditangkap di Spanyol ketika dia hendak naik pesawat ke Turki dan dituduh gagal mengajukan pengembalian pajak selama 4 tahun meskipun menghasilkan jutaan dari pekerjaan, konsultasi, ceramah, mata uang kripto dan penjualan lainnya.

Departemen kehakiman AS menuduh McAfee menghindari kewajiban pajak dengan meminta pendapatannya dibayarkan ke rekening bank dan rekening pertukaran mata uang kripto atas nama orang lain. Dia juga dituduh menyembunyikan aset termasuk kapal pesiar dan properti real estate juga atas nama orang lain.

Pengadilan nasional Spanyol mengesahkan ekstradisinya ke Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan pada Rabu Pagi. Dalam beberapa tahun terakhir McAfee berulang kali mengklaim bahwa ada rencana untuk menangkapnya, namun pengadilan mengatakan tidak ada bukti yang mengungkapkan bahwa dia diadili karena alasan politik atau ideologis.

McAfee menuturkan bahwa ia mengaku belum membayar pajak penghasilan AS selama delapan tahun pada 2019 karena alasan ideologis. Ia merasa bahwa perpajakan adalah ilegal dan pemerintahan Washington sangat korup.

Menyusul berita ini, pengacara McAfee, Javier Villalba, Kamis (26/4) mengungkapkan bahwa McAfee merasa tidak nyaman selama sembilan bulan di dalam penjara. Ia menambahkan bahwa sebenarnya McAfee masih memiliki peluang dalam proses banding. Ia juga menyebut hal menyedihkan ini sebagai ketidakadilan atas John McAfee.

Penulis: Ambarul Fatima S.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/