alexametrics
24.3 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Kreatif, Seniman Perempuan Ini Manfaatkan VR Untuk Melukis

RADAR MALANG – Bakat melukis yang dikolaborasi dengan kecanggihan teknologi virtual reality (VR) bisa menghasilkan karya digital yang artistic. Seperti yang dilakukan seniman perempuan berdarah Prancis-Rusia, Anna Zhilyaeva ini.

Merangkum dari Oddity Central, Sabtu (27/3), lukisan yang dihasilkan Anna disebut sebagai karya tiga dimensi layaknya patung yang dilukis. Dalam prosesnya, ia memanfaatkan aplikasi Tilt Brush besutan Google yang terpasang pada seperangkat headset VR, lengkap dengan joystik khusus seperti HTC Five.

Berkat kreativitasnya itu, ia telah tampil ke publik dan menunjukkan karya-karyanya sejak 2017 di berbagai acara di belahan dunia. Dari Museum Louvre Perancis hingga berbagai ajang festival teknologi dan seni.

Tak hanya itu, kini Anna juga dikenal sebagai pelopor bidang seni realitas virtual dan pelukis realitas campuran. Ia bahkan kerap membagikan proses melukis untuk ditonton oleh orang banyak melalui video-video yang diunggah di Instagram dan YouTube pribadinya.

Sebelumnya, sejak usia muda Anna telah mempelajari seni lukis klasik dan juga mencoba kemampuannya sebagai animator kartun, pelukis potret, perancang permainan, dan ilustrator lepas.

Namun, keakrabannya dengan teknologi VR membuat Anna tertarik menghasilkan lukisan digitalnya seperti yang ditekuninya saat ini. “Saya sangat kagum dengan kemiripan tekstur Tilt Brush dengan cat asli sehingga saya memutuskan untuk memperluas lukisan tradisional saya ke dalam realitas virtual,” tuturnya.

Penulis: Gilang Ilham

RADAR MALANG – Bakat melukis yang dikolaborasi dengan kecanggihan teknologi virtual reality (VR) bisa menghasilkan karya digital yang artistic. Seperti yang dilakukan seniman perempuan berdarah Prancis-Rusia, Anna Zhilyaeva ini.

Merangkum dari Oddity Central, Sabtu (27/3), lukisan yang dihasilkan Anna disebut sebagai karya tiga dimensi layaknya patung yang dilukis. Dalam prosesnya, ia memanfaatkan aplikasi Tilt Brush besutan Google yang terpasang pada seperangkat headset VR, lengkap dengan joystik khusus seperti HTC Five.

Berkat kreativitasnya itu, ia telah tampil ke publik dan menunjukkan karya-karyanya sejak 2017 di berbagai acara di belahan dunia. Dari Museum Louvre Perancis hingga berbagai ajang festival teknologi dan seni.

Tak hanya itu, kini Anna juga dikenal sebagai pelopor bidang seni realitas virtual dan pelukis realitas campuran. Ia bahkan kerap membagikan proses melukis untuk ditonton oleh orang banyak melalui video-video yang diunggah di Instagram dan YouTube pribadinya.

Sebelumnya, sejak usia muda Anna telah mempelajari seni lukis klasik dan juga mencoba kemampuannya sebagai animator kartun, pelukis potret, perancang permainan, dan ilustrator lepas.

Namun, keakrabannya dengan teknologi VR membuat Anna tertarik menghasilkan lukisan digitalnya seperti yang ditekuninya saat ini. “Saya sangat kagum dengan kemiripan tekstur Tilt Brush dengan cat asli sehingga saya memutuskan untuk memperluas lukisan tradisional saya ke dalam realitas virtual,” tuturnya.

Penulis: Gilang Ilham

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/