KOTA MALANG – Meski mudik lebaran kurang 2 bulan lagi. Namun jumlah pemesan tiket KA terus mengalami lonjakan. Menurut Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto sejauh ini booking tiket KA Lebaran justru banyak dipesan untuk keberangkatan tanggal 8 dan 9 Juni atau H+2 dan H+3.

“Record penjualan tiket dengan okupansi yang besar itu di H+2 dan H+3, sekitar 72 persen dari total tiket yang tersedia setiap hari dengan jumlah 20.763 tiket,” tuturnya

Suprapto mengatakan, untuk 83 tiket jarak jauh – menengah angkutan lebaran, disediakan 456.192 tiket. Selain itu, ada 8 KA tambahan baru yang bisa dipesan H-60 sebelum keberangkatan meliputi Malang – Gambir, Pasar Turi – Gambir, Gubeng – Yogyakarta, Gubeng – Bandung, Malang- Pasar Senen, Pasarturi – Pasar Senen, Gubeng – Malang dan Malang – Gubeng.

“Kereta tambahan ini baru bisa dipesan H-60 keberangkatan. Hari ini belum,” tegasnya.

Sementara itu, untuk pemesanan tiket KA Lebaran reguler pasca lebaran baru terjual sekitar 43 persen dari total 456.192 tiket yang disediakan. “Untuk penjualan masih 43 persen per siang ini,” tambah dia

Rendahnya angka penjualan tiket lebaran reguler kata Suprapto, lantaran Daop 8 Surabaya merupakan daerah tujuan arus mudik. Seperti di tahun-tahun sebelumnya, dominasi penumpang pra lebaran banyak berdatangan dari barat ke timur. Baru kemudian pasca lebaran dominasi penumpang dari timur ke barat. “Karena wilayah Daop 8 Surabaya kan merupakan daerah tujuan arus mudik. Karakteristiknya sebelum lebaran itu arus mudik setelah lebaran baru arus balik,” imbuhnya

Pewarta : Feni Yusnia
Foto : Rubianto
Penyunting : Fia