Begini Kenangan Kerabat Tentang Satu Keluarga yang Tewas di Bekasi

JawaPos.com – Suasana duka mengiringi kepergian satu keluarga yang menjadi korban pembunuhan di Bekasi, Jawa Barat. Tangis haru terpancar dari wajah kerabat dan sanak saudara korban.

Sejak jenazah dibawa ke rumah duka di Gereja Lahai Roi, Cijantung membuat hati keluarga masih tidak terima. Karena pelaku dengan kejam membunuh sanak saudara mereka.

Sebelum jenazah dibawa ke Samosir, Medan, puluhan Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Gereja Lahai Roi, Cijantung, Jakarta Timur, berkumpul untuk berdoa dan mengucapkan bela sungkawa atas musibah ini.

Serangkaian, doa-doa pun di panjatkan dalam prosesi pelepasan jenazah sebelum di makamkan di kampung halaman.

Terlihat ke empat peti jenazah di letakan di bagian depan gereja sembari beberapa kerabat dan keluarga berdoa atas kepergian para korban. Bahkan para keluarga dan kerabat yang datang menangis tak dapat menahan haru kesediahan terlebih ketika melihat wajah polos kedua anak korban Sarah Boru Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7. 

Krisman Damanik, salah satu anggota keluarga korban mengungkapkan kepergian almarhumah menyisakan duka mendalam, terlebih dirinya sangat mengenal Maya Boru Ambarita, 37.

“Si Maya ini orangnya cerewet bawel, teman kami berantem dan bergurau, banyak kesan unik dan indah bagi kami. Dia berikan kesan yang begitu indah bagi kami,” kata Krisman Damanik di Gereja Lahai Roi, Cijantung, Rabu (14/11).

Terlebih, diungkapkan Krisman, anak korban Arya Nainggolan baru saja memenangkan lomba tari. Anak-anak almarhum dikenal sangat aktif dan lucu, sehingga kenangan tersebut tidak ia lupakan.

Sebulan sebelum kejadian peristiwa ini, dirinya juga sempat bertemu dengan para korban di rumah saudaranya tersebut. Disana ia menceritakan sempat berbincang-bincang, hal itu memang biasa ia lakukan, untuk saling bertemu sebulan sekali.

“Beberapa bulan lalu, kami ketemu, kami ngomong sama lae, lama satu jam. Di tempat saya ngobrol itulah mereka disikat. Saya terus terang saya ngak pernah sesakit ini. Tapi ketika mereka menimggam saya terasa sakit,” ujarnya.

(wiw/JPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here