Dalam merancang desain logo, Rheindra tidak asal bikin. Tapi ada nilai filosofinya. "Angka 1261 itu terbentuk dari selendang topeng Malangan, sebagai salah satu budaya asli Kabupaten Malang," jelas Rheindra.
Dalam logo tersebut angka 1261 juga tampak sambung atau tidak terputus. Di situ dia ingin menyampaikan bahwa semangat membangun Kabupaten Malang akan terus dilakukan dan tidak akan terputus.
Di depan angka Hari Jadi, dia juga menyematkan deburan ombak pada angka 2. Yang menjadi representasi dari pariwisata di Bumi Kanjuruhan. "Juga ada lambang padi sebagai lambang kemakmuran pangan di Kabupaten Malang," imbuhnya.
Dari segi warna, dia sengaja mengombinasikan beberapa warna. Seperti merah, biru, hijau, dan oranye. Namun yang paling dominan adalah warna merah. Menurutnya, hal itu agar logo hari jadi selaras dengan logo Malang Makmur yang dibawa oleh Bupati dan Wakil Bupati Malang (H M. Sanusi-Didik Gatot Subroto). Atas karyanya itu, dia terpilih sebagai juara satu lomba cipta logo yang diadakan oleh Pemkab Malang pada HUT tahun ini. "Waktu pembuatannya sekitar 3 sampai 4 hari baru jadi," pungkasnya. (fik/dan/rmc)
Editor : Shuvia Rahma