Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Berdayakan Eks ODGJ, Latih Skill Membatik Bermotif Cap Bambu

Neny Fitrin • Selasa, 25 Juli 2023 | 18:22 WIB
WARISAN LELUHUR: Penyerahan secara simbolis peralatan dan bahan pembuatan  batik cap dari bambu (batik cap) oleh Ketua tim pengabdian Dra Nurul Aini MPd kepada istri Kepala Desa Wonorejo, Nur Aini.
WARISAN LELUHUR: Penyerahan secara simbolis peralatan dan bahan pembuatan batik cap dari bambu (batik cap) oleh Ketua tim pengabdian Dra Nurul Aini MPd kepada istri Kepala Desa Wonorejo, Nur Aini.

KABUPATEN MALANG- Tim dosen dari Universitas Negeri Malang (UM) melakukan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Malang. Tepatnya di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari.

Yang membuat istimewa, pengabdian ini fokus pada eks Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dibawah pengawasan dan pembinaan Posyandu Jiwa.


Tim UM tersebut terdiri dari Dra Nurul Aini MPd, Dra Hapsari Kusumawardani MPd, Dr Agus Hery SI MPd, Annisau Nafiah SPd MPd, serta beberapa mahasiswa.

Pengabdian itu fokusnya adalah memberikan pelatihan pembuatan batik cap dari bambu kepada Posyandu jiwa eks ODGJ yang mengelola batik ciprat. Tujuannya, pengembangan motif pada batik ciprat eks ODGJ yang selama ini dikelola oleh kader Posyandu Jiwa.


Pelatihan sendiri dilakukan pada Senin (17/7) lalu di Gedung Posyandu Jiwa. Acara tersebut dihadiri perwakilan Kepala Desa Wonorejo Singosari, jajaran perangkat Desa Wonorejo Singosari, Jajaran pengurus kader posyandu jiwa Desa Wonorejo Singosari, tim pengabdian Universitas Negeri Malang, dan peserta warga eks ODGJ Desa Wonorejo.

Dalam kesempatan tersebut, istri Kepala Desa Wonorejo, Nur Aini, mengucapkan terimakasih kepada Universitas Negeri Malang yang telah memberikan pelatihan dalam rangka pengembangan motif Batik Ciprat yang telah dikelola selama ini.

Sekaligus mengucapkan terima kasih atas bantuan alat-alat dan bahan-bahan untuk pembuatan batik cap dari bambu.
Lebih lanjut, dari hasil angket yang ditujukan pada kader Posyandu Jiwa tentang pelaksanaan pelatihan tersebut, menunjukkan belum pernah mendapatkan pelatihan pembuatan batik cap.

Pelatihan pembuatan batik cap dari bambu sangat menarik dan mudah dipraktikkan. Mereka juga sangat setuju bahwa pelatihan pembuatan cap dari bambu bermanfaat untuk pengembangan motif batik ciprat. (Jprm3/nen)

Editor : Neny Fitrin
#singosari #um #Masyarakat #batik #skill #PKM #Pengabdian #ODGJ