KEPANJEN - Sejumlah 332 siswa SMK Cendika Bangsa Kepanjen mendapatkan edukasi literasi keuangan dari Bank Jatim di Aula SMK Cendika Bangsa Kepanjen Jumat (21/7). Agenda ini guna menyiapkan generasi muda yang melek digital termasuk dalam bidang keuangan.
Pemimpin Bidang Operasional Bank Jatim Kepanjen Y Sri Indahsari mengatakan pelajar harus mulai memahami literasi digital. Dengan didukung penuh oleh Bank Indonesia acara ini bisa menjadi pencetus siswa yang mandiri. "Kami berikan pemahaman pentingnya menabung, dan pemahaman fungsi uang, karena mungkin 2024 penggunaan uang fisik sudah sangat berkurang," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, maka Bank Jatim membekali anak-anak muda itu untuk melek literasi termasuk mengetahui bahaya kejahatan digital yang sedang marak saat ini. "Kami bertugas mengedukasi masyarakat sebagai tanggung jawab sosial dengan dukungan Bank Indonesia dan OJK," tegasnya.
Dengan pemberian pemahaman konsep tabungan, investasi dan hutang diharapkan bisa meminimalisir resiko kejahatan pada remaja. Selain itu, mereka akan mampu membuat perencanaan keuangan di masa depan. Dengan harapan nantinya, para siswa sebagai calon pemimpin bangsa memiliki pengetahuan yang cukup dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Tak hanya kepada siswa SMK Cendika Bangsa, Bank Jatim juga menghelat sejumlah kegiatan dalam rangka peningkatan inklusi dan literasi keuangan ke sekolah lainnya. Bank Jatum juga mengkampanyekan pentingnya generasi muda mengenal perbankan. "Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari kami agar siswa makin semangat belajar dan bisa memanage keuangan," tandasnya. (pri/dik)
Editor : Didik Harianto