Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sistem Green House Pakisaji Tangkal Hama Tanaman

Mahmudan • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 12:30 WIB
ALTERNATIF BARU: Seorang pengunjung melihat-lihat pertumbuhan melon yang dikembangkan menggunakan Green House Hidroponik di Pakisaji kemarin.
ALTERNATIF BARU: Seorang pengunjung melihat-lihat pertumbuhan melon yang dikembangkan menggunakan Green House Hidroponik di Pakisaji kemarin.

 

 PAKISAJI - Green house hidroponik dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengembangkan pertanian ketika terjadi anomali cuaca. Sebab, green house memanfaatkan plastik ultraviolet (UV) yang mampu menghalangi tanaman dari sinar matahari langsung. Terlebih saat cuaca terlalu panas.

Begitu pula saat terjadi hujan, tanaman tidak akan terlalu banyak menerima air. Itulah yang diterapkan Moch. Bilal. Petani asal Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji itu melakukan budi daya melon di dalam green house. Hasilnya bisa tumbuh, meski cuaca tidak menentu.

Berbeda dengan metode konvensional yang ketika musim hujan, melon terancam rusak. “Mau panas atau hujan ya tidak berpengaruh. Aman kalau ada anomali cuaca,” ucapnya beberapa waktu lalu. “Kalau secara konvensional, serangga yang menjadi hama bisa mengganggu. Kalau di dalam green house lebih aman,” imbuhnya.

Sebab, dia melanjutkan, serangga terhalang lapisan luar green house. Selain itu, pengairan juga lebih efektif. Sebab, di dalam green house tersebut terdapat sistem pengairan Nutrient Film Technique (NFT) atau sirkulasi nutrisi. Dengan NFT, tanaman memperoleh nutrisi, air, dan oksigen secara bersamaan. “Pengairan lebih efektif. Karena tidak ada air yang terbuang,” kata Bilal.

Selain NFT, dia mengatakan, dalam green house juga biasanya terdapat sistem pengairan DFT. Yakni sistem yang menerapkan sirkulasi air dan nutrisi dengan metode genangan. Tujuannya membuat akar tanaman terendam air dan nutrisi. Sehingga unsur hara tanaman terpenuhi.

Seperti diberitakan, keuntungan lain dari metode green house adalah masa panen yang lebih cepat. Melon yang dikembangkan dengan metode konvensional baru bisa dipanen 3 bulan kemudian. Sedangkan yang dikembangkan di dalam greenhouse sudah bisa dipanen meski baru 2,5 bulan. Buahnya juga lebih besar.(yun/dan)

Editor : Mahmudan
#pakisaji malang #green house #tanaman melon