TUMPANG - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SMAN 1 Tumpang menyelenggarakan "Netafes" (Gebyar Smaneta Festival) kemarin (31/10). Masing-masing siswa menyuguhkan keterampilan terbaiknya.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMAN 1 Tumpang Widodo Yatmoko SPd menjelaskan, tujuan utama acara ini adalah melestarikan seni dan budaya positif. “Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme siswa,” ujar Widodo.
Salah satu acara istimewa tahun ini adalah drama perjuangan kemerdekaan, yang merupakan penampilan perdana dalam festival ini. Penampilan tersebut diharapkan memperkuat rasa cinta tanah air dan patriotisme di kalangan siswa.
Festival melibatkan 36 kelas yang berkompetisi dalam berbagai bidang seperti kebahasaan, kesastraan, seni, dan drama. Dari kompetisi ini, hanya 9 kelas terbaik yang terpilih untuk tampil di acara puncak.
Salsabila Awrelia Chelsea, siswi kelas XI-F, mengungkapkan antusiasmenya terhadap festival ini. “Acara ini sangat seru, banyak penampilan menarik dari siswa kelas X, XI, dan XII. Yang paling berkesan adalah drama penjajahan yang dibawakan oleh kelas XI-C, mereka sukses menampilkan cerita yang benar-benar menginspirasi,” ungkap Salsabila.(ram/dan)
Editor : Mahmudan