Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pencarian Tiga Wisatawan Hilang di Balekambang Masih Berlanjut

Mahmudan • Jumat, 11 April 2025 | 20:18 WIB
HARI INI DILANJUT: Tim gabungan menerjunkan perahu karet dan speed boat untuk mencari korban yang terseret ombak di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur kemarin (10/4).
HARI INI DILANJUT: Tim gabungan menerjunkan perahu karet dan speed boat untuk mencari korban yang terseret ombak di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur kemarin (10/4).

BANTUR - Pencarian tiga santri Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Mojokerto yang tergulung ombak di Pantai Balekambang masih berlanjut.

Kemarin (10/4), tim gabungan melakukan penyisiran dari darat dan laut.

Seperti diberitakan, para santri Ponpes Amanatul Ummah berwisata di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Rabu lalu (9/4). Tiga di antaranya terseret ombak.

Mereka adalah Lutfi Munawar, Yasir Arafat Inninawa, dan Fahmi Sirilah yang masih berusia 15 tahun.

Lutfi terdata sebagai warga Genteng, Kota Surabaya, Fahmi sebagai warga Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, dan Yasser dari Sukolilo, Kota Surabaya.

Diduga, mereka terseret ombak ketika berenang di area palung. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, pencarian tiga korban tersebut berlangsung sejak sekitar pukul 08.00.

Tim gabungan yang terjun berasal dari Basarnas, PMI, BPBD, kepolisian, TNI, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), nelayan serta relawan SAR setempat.

Lima Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan dalam pencarian tersebut.

“Dua regu SRU melakukan penyisiran di darat dan tiga tim menyisir di perairan menggunakan speed boat.

Penyisiran dilakukan di sepanjang bibir, tengah laut, dan perairan lepas,” kata Sadono.

Pencarian laut dilakukan mengarah dari Balekambang ke Wonogoro, Kondangmerak dan Sugu.

Sementara tim darat menyusur rute yang sama.

Pencarian pertama dilakukan mulai 08.00 sampai 12.00 untuk di laut.

Sementara regu darat mulai 13.00 sampai 16.00.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Surabaya Andris Dwi Prasetya mengatakan, pencarian sampai pukul 16.00 kemarin masih belum membuahkan hasil.

Tim kesulitan lantaran terkendala cuaca.

“Hujan mengguyur sekitar pukul 15.15 sampai waktu pencarian selesai. Tidak deras dan tidak disertai angin, tapi mengganggu penglihatan tim,” ucap dia.

Selain cuaca, dia melanjutkan, pencarian dilakukan cukup hati-hati karena adanya palung laut di lepas pantai Balekambang.

“Jaraknya sekitar 100 meter dari bibir pantai,” kata Andris.

Pencarian akan dilanjutkan pagi ini di waktu yang sama. (biy/dan)

Editor : A. Nugroho
#amanatul ummah #pondok pesantren #Ponpes #mojokerto #pencarian #tiga santri #tergulung ombak