SINGOSARI - Perbaikan jembatan di Jalan Wonosari, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari segera rampung. Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengungkap, hingga kemarin (31/7) progres perbaikan mencapai 92 persen. Pengerjaan menyisakan pengaspalan saja.
Seperti diberitakan, perbaikan jembatan penghubung Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari dengan Sidoluhur, Kecamatan Lawang dimulai digarap sejak April lalu. Selain ukurannya yang terlalu kecil untuk jalan Kabupaten, asesmen DPUBM juga menyebut bahwa jembatan rentan ambrol jika tidak segera diperbaiki. Sebab abutment sudah rusak.
Lebar jembatan 3,80 meter dengan panjang 3,60 meter. “Berbahaya jika ada mobil yang berpapasan, sehingga perlu pelebaran badan jembatan,” ujar Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnadi kemarin (31/7).
Setelah dibangun, lebar jembatan menjadi 6 meter. Juga semakin tinggi, dari sebelumnya 2,5 meter menjadi 5,2 meter dari dasar sungai. Metode perbaikan berupa desain box culvert dengan dimensi 5,30 x 6 meter dan lebar efektif jalan 5,50 meter. Biaya pengerjaan diperkirakan menghabiskan Rp 533 juta.
“Target semua rampung setidaknya awal Oktober 2025 sudah rampung. Tapi kami lakukan percepatan agar bisa segera dilalui warga,” kata pria yang akrab disapa O’ong tersebut. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho