PAGAK - Pernah diperbaiki menggunakan APBN, Jalan dari Kecamatan Kepanjen menuju Kecamatan Pagak bakal diperbaiki lagi. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengajukan bantuan agar jalan sepanjang lebih kurang 13 kilometer itu agar dipoles lagi lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Sambil menunggu persetujuan, proses tambal atau sapu lobang (salob) jadi solusi untuk perbaikan sementara. Untuk diketahui, lewat proyek IJD sebelumnya, jalan sepanjang 3,1 kilometer dipoles pada tahun lalu. Dimulai dari Kelurahan Cepokomulyo menuju ke Desa Mangunrejo, Kepanjen.
Pemolesan itu memakan anggaran Rp 12,6 miliar. DPUBM tahun ini mengajukan kembali agar jalan sampai sekitar Kantor Kecamatan Pagak itu dipoles dengan APBN.
”Kami ajukan dari STA 3+100 sampai dekat kantor kecamatan, tinggal menunggu persetujuannya,” kata Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma.
Di sepanjang jalan tersebut, petak jalan Gunung Geger, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak lah yang diperkirakan bakal membutuhkan banyak perbaikan.
Sebab, di sana terlalu banyak jalan yang berlubang. Selain itu, jalan di sana juga tergolong rawan longsor. Serta, sering dilewati truk-truk besar.
O’ong, sapaan Kepala DPUBM menyebut, sejak 2023 pihaknya selalu menangani jalan longsor di petak Gunung Geger. Semuanya rampung pada akhir 2025 lalu.
”Tapi di sana itu memang kompleks, di sana itu jalan cepat aus karena dilewati truk yang ODOL (over dimension over loading),” kata dia.
Sementara menunggu proyek IJD disetujui, pihaknya sudah menganggarkan dana Rp 2,5 miliar untuk perbaikan jalan di Gunung Geger. ”Teknisnya, nanti akan ada level, pengaspalan pakai aspal panas dan patching. Langkah itu diambil karena jalan di sana juga sudah bergelombang,” imbuhnya.
Tapi karena belum dilelang, untuk sementara waktu tim salob menjadi solusinya. Apabila jalan itu disetujui masuk proyek IJD, anggaran Rp 2,5 miliar bakal dialihkan untuk pekerjaan yang lain. (biy/by)
Editor : Aditya Novrian