KABUPATEN - Libur panjang Hari Raya Imlek dan awal Ramadan memicu peningkatan mobilitas masyarakat. Terpantau, volume kendaraan di jalanan Kabupaten Malang naik hingga 30 persen. Kepadatan didominasi kendaraan dari luar kota. Seperti Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.
Ada dua titik jalan yang diproyeksikan bakal mengalami kepadatan kendaraan. Yakni di Simpang Tiga Pendem, karena merupakan titik pertemuan arus dari Karangploso dan Malang menuju Kota Batu. Lalu titik kedua di jalur exit tol Singosari sampai dengan Karangploso.
Berdasar pantauan di Jalan Raya Karanglo kemarin pukul 12.30, kendaraan yang melintas menuju Kota Batu didominasi mobil. Beberapa kali jalan sempat terhenti, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang. Sementara arus menuju Gerbang Tol Singosari terlihat lebih landai.
“Terpantau, peningkatan kendaraan sekitar 30 persen. Paling banyak terjadi sejak hari Sabtu 14 Februari,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Willy Deny Permana. Dari pantauan pihaknya, mayoritas kendaraan menuju arah Kota Batu.
Untuk itu pihaknya menyiagakan 10 personel tiap hari sebagai tim urai kemacetan selama long weekend. General Manager Operasi Jasa Marga Pandaan-Malang Muhammad Reza Pahlevi mencatat, 147,1 ribu kendaraan keluar masuk Malang melalui tol. Itu terhitung sejak Jumat 13 Februari hingga Minggu 15 Februari lalu.
Dengan rincian 76 ribu kendaraan masuk dan 71,1 ribu kendaraan keluar Malang. “Selisih kenaikan kendaraannya berkisar 7,1 ribu kendaraan dibanding hari biasa, naik 5 persen,” ujar Reza. GT Singosari menjadi yang paling banyak dilewati kendaraan. Total selama long weekend mencapai 53,4 ribu kendaraan masuk dan 50 ribu kendaraan keluar Malang.
Waktu paling ramai kendaraan melintas kisaran pukul 8 pagi sampai 11 siang. Sementara kepadatan di sore hari biasanya mulai pukul 15.00 hingga 18.00. “Perkiraan puncak arus balik akan terjadi besok (hari ini),” ujar Kanit Turjawali Polres Malang Ipda Andi Agung. (aff/by)
Editor : A. Nugroho