Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lima Hari, 5.791 Wisatawan Masuk Bromo lewat Ngadas Kabupaten Malang

Bayu Mulya Putra • Kamis, 19 Februari 2026 | 10:55 WIB
LIBUR PANJANG: Jumlah wisatawan yang memanfaatkan mobil jip di Gerbang Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo meningkat dalam beberapa hari terakhir.
LIBUR PANJANG: Jumlah wisatawan yang memanfaatkan mobil jip di Gerbang Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo meningkat dalam beberapa hari terakhir.

PONCOKUSUMO - Wisata Gunung Bromo masih menjadi primadona beberapa pelancong yang datang ke Malang. Itu terlihat selama lima hari selama long weekend. Tepatnya mulai 13 Februari sampai Selasa lalu (17/2). Total ada 5.791 orang yang berwisata ke Bromo lewat gerbang Jemplang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo.

“Wisatawan lokal jumlahnya 5.657 orang, sementara wisatawan asingnya 134 orang,” terang Staf Pranata Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Endrip Wahyutama. Dia menambahkan, selama lima hari, jumlah pengunjung tampak naik turun.

Walau begitu, jumlahnya cukup besar. Pada hari pertama, 13 Februari lalu, total ada 437 orang. Keesokan harinya meningkat menjadi 975 orang. Hari Minggu (15/2), angkanya menyentuh 1.743 orang.

Pada Senin lalu (16/2), atau tepat pada masa cuti bersama hari Raya Imlek, capai angka tertinggi. Tepatnya sebanyak 1.845 wisatawan lokal dan internasional. “Hari Selasa langsung menurun di angka 783 (wisatawan),” imbuh Endrip.

Dia menyebut, wisatawan lebih banyak yang datang jelang matahari terbit. Kebiasaan itu juga terlihat di lima hari itu. “Sekitar 68 persen wisatawan yang datang untuk melihat sunrise, artinya datang sebelum pukul 05.00. Sisa 32 persennya datang di atas pukul 05.00,” imbuh dia.

Selama ini, para wisatawan yang datang lebih condong masuk ke kawasan bromo pakai jip. Itu terlihat dari statistik jumlah kendaraan selama lima hari itu. Ada 1.149 unit mobil jip yang dimanfaatkan wisatawan. Ada 882 motor yang dibawa wisatawan, dan 52 unit sepeda angin yang dimanfaatkan pelancong.

Banyaknya orang yang masuk pakai kendaraan multi-medan itu juga berkaitan dengan imbauan lebih baik mobil jip dan bundling wisata. Imbauan itu agar keselamatan wisatawan lebih terjamin. Sebab, armada jip yang ada di sana sudah melewati proses uji kir. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#TNBS #wisatawan #wisata bromo #Kabupaten Malang