Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hujan Deras dan Angin Robohkan Rumpun Bambu di Talangagung Kepanjen Bikin Lalu Lintas ke Blitar Sempat Lumpuh

Aditya Novrian • Kamis, 12 Maret 2026 | 13:18 WIB

Rumpun bambu di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen roboh dan sempat membuat lalu lintas lumpuh pada Rabu (11/3) malam. (BPBD Kabupaten Malang)
Rumpun bambu di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen roboh dan sempat membuat lalu lintas lumpuh pada Rabu (11/3) malam. (BPBD Kabupaten Malang)

KEPANJEN – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu malam (11/3), menyebabkan serumpun bambu di tepi Jalan Raya Talangagung roboh. Peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas dari arah Kepanjen menuju Blitar macet panjang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, hujan deras disertai angin terjadi sekitar pukul 19.00 hingga 19.30.

Baca Juga: Angin Kencang Dominasi Bencana di Kabupaten Malang dalam Sepekan

Setelah hujan mulai mereda, tepatnya sekitar pukul 19.34, rumpun bambu yang berada di sisi selatan Jalan Raya Talangagung, tepatnya di depan SPBU Metro, tiba-tiba roboh.

“Akibatnya lalu lintas di jalan raya sempat terhambat karena bambu roboh hampir menutup badan jalan,” ujarnya.

Berdasarkan dokumentasi dari BPBD Kabupaten Malang, batang-batang bambu tersebut merunduk hingga hampir menyentuh bagian atas kabin truk jenis Mitsubishi Canter yang melintas di lokasi. Sebagian lainnya bahkan menutup bahu jalan.

Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan karena dapat mengganggu jarak pandang pengemudi. Selain itu, dikhawatirkan bagian bambu yang rusak bisa kembali jatuh ke badan jalan.

Baca Juga: Dua Hari, Bumi Kanjuruhan Dikepung Sembilan Bencana

BPBD Kabupaten Malang menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.40. Tim kemudian langsung menuju lokasi dan mulai melakukan penanganan pada pukul 19.48.

Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas dari dua arah, baik menuju maupun keluar dari Kepanjen, sempat mengalami kemacetan. Petugas kepolisian bahkan menutup sementara akses jalan untuk mendukung proses pembersihan.

Sadono menambahkan, dalam proses penanganan tersebut petugas juga menemukan kerusakan pada infrastruktur jalan. Sebuah tiang penerangan jalan umum (PJU) diketahui roboh akibat tertimpa bambu.

“Kami mengetahuinya ketika pekerjaan sudah sekitar 90 persen, sekitar pukul 20.40. Pekerjaan sempat terhambat karena menunggu tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang,” jelasnya.

Setelah penanganan selesai sekitar pukul 21.30, arus lalu lintas di Jalan Raya Talangagung kembali normal.

Penulis: Biyan Mudzaky Hanindito

Editor : Aditya Novrian
#cuaca ekstrem #Kabupaten Malang #Bencana