H+2 Lebaran, Kendaraan Diputar Balik di Check Point Mulai Berkurang

Petugas gabungan di check point exit tol Lawang menghentikan kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan, Senin (25/5).

KABUPATEN MALANG – Jumlah kendaraan yang diputar balik di check point exit tol Lawang mengalami penurunan tajam H+2 Lebaran. Sebelum hari raya Idul Fitri 1441H, rata-rata kendaraan yang diputar balik 78 kendaraan setiap harinya. Namun, pasca Lebaran jumlahnya hanya 40 kendaraan berplat luar daerah Malang.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Posko Check Point Exit Tol Lawang Ipda Fredy Siwi, Selasa (25/4). Menurut Fredy, saat puasa mendekati Lebaran, rata-rata 200 kendaraan yang terperiksa dan 78 di antaranya harus putar balik. Sedangkan pasca Lebaran, hanya sekitar 40 kendaraan berplat luar daerah Malang yang diputar balik di posko check point exit tol Lawang.

“Rata-rata 40 kendaraan itu dari Surabaya, Sidoarjo, dan daerah luar Malang Raya yang berhimpitan dengan Kabupaten Malang,” ujar dia.

Sementara itu, Kadishub Kota Malang Handi Priyanto mengungkapkan, data pada pospam (pos penyekatan dan cek point), check point Adiputro (Hawai Water Park), hingga siang tadi terdata jumlah kendaraan roda dua yang diperiksa sebanyak 57.904 R2, dan yang diputar balik sebanyak 2.866 R2. Untuk roda 4 terperiksa sebanyak 33.521 kendaraan, dan yang diputar balik sejumlah 1.549 R4.

“Ada pun untuk blanko teguran PSBB telah kita keluarkan sebanyak 1.611 blanko teguran,” jelas Handi.

Blanko teguran diberikan karena pengguna kendaraan tidak menggunakan masker, suhu tubuh pengendara di atas normal, R2 berbasis aplikasi mengangkut orang, pengendara R2 membonceng orang tidak satu alamat (bukan keluarga), penumpang pada R4 yang tidak memperhatikan posisi physical distancing atau mengangkut penumpang lebih dari 50 persen dari kapasitas.

Lalu menyetir melebihi batas jam operasional (diatur jam aktivitas selama PSBB pukul 04.00 s/d 22.00 WIB). “Tak bawa identitas diri dan juga memfungsikan angkutan tidak semestinya seperti kejadian tadi pagi juga kita beri blanko teguran,” imbuh Handi.

Pewarta: Bob Bimantara Leander/Sandra
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Hendarmono Al Sidarto