Wahyu Peringkat Tertinggi, Tinggal Bupati untuk Menentukan Sekda

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM.

KABUPATEN – Nama Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menempati urutan pertama dari tiga nama yang memiliki peringkat tertinggi dalam seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Malang Tahun 2020.

Kemudian disusul di peringkat dua dan tiga, yakni masing-masing Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nurman Ramdansyah SH MHum dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Dr Made Arya Wedanthara.

Tiga nama pejabat tersebut oleh Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kabupaten Malang Tahun 2020 diserahkan ke Bupati Malang Drs H. M. Sanusi MM untuk dilaporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dan, siapa pun yang nantinya akan dipilih, selanjutnya menjadi hak prerogatif bupati untuk menentukan pilihannya.

Tiga nama peringkat tertinggi calon sekda tersebut, tertuang di dalam Surat Keputusan Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kabupaten Malang Tahun 2020 bernomor 12/PANSEL/JPTP-MLG/VI/2020. Surat itu, diteken oleh Ketua Pansel JPTP Sekda Kabupaten Malang Tauchid Djatmiko, kemarin (29/6).
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Malang, surat tersebut sudah dikirimkan ke KASN kemarin.

Menanggapi surat edaran tersebut, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengatakan, seleksi tersebut sesuai tahapan yang ditetapkan oleh pansel.

”Mulai dari seleksi administrasi, rekam jejak, assessment, juga paparan dan program kerja,” kata Wahyu saat dikonfirmasi tadi malam (29/6).

Pria yang masih menjabat kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang itu menambahkan, persaingan antara peserta seleksi terbuka dan berjalan secara ketat. Beberapa poin yang ditekankan pansel di antaranya berkaitan dengan tugas-tugas serta penguasaan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan tersebut, doktor Universitas Merdeka (Unmer) itu mengatakan, ada tiga pokok materi yang dia sajikan di hadapan pansel. ”Prioritas berkaitan dengan visi misi bupati, karena (jabatan) sekda ini dalam pelaksanaannya harus bisa menerjemahkan keinginan bupati. Salah satunya terkait dengan merealisasikan Kepanjen sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang,” kata Wahyu.

Sedangkan poin kedua, Wahyu mengangkat tema terkait rencana pengembangan iklim investasi di Kabupaten Malang. ”Yang ketiga terkait loyalitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN). Dan yang keempat terkait dengan sinergitas antarorganisasi perangkat daerah (OPD), baik secara vertikal maupun horizontal,” bebernya.

Selama satu bulan menjabat Pj Sekretaris Daerah, suami dari Hanny Andriyani itu menegaskan, strategi pentahelix juga harus menjadi prioritas dan napas baru dalam proses berjalannya birokrasi di lingkungan Pemkab Malang.

Soal siapa sosok figur yang akan mengisi jabatan tersebut, Wahyu mengatakan, pihaknya belum melakukan koordinasi internal dengan bupati. Namun, ditanya soal program prioritas terpilih, dosen Planologi Institut Teknologi Nasional (ITN) itu mengaku telah menyusunnya. ”Karena saya sudah menjalankan tugas sebagai Pj, maka ke depan prioritas yang paling utama adalah penanganan Covid-19,” tegas Wahyu.

Prioritas selanjutnya berkaitan dengan persiapan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2020 dalam waktu dekat harus segera dipersiapkan. Prioritas utama lainnya berkaitan dengan persiapan pilkada.

”Dan yang utama kami harus melakukan evaluasi kinerja ASN, kaitannya dengan work from work (WFH) dan work from office (WFO) karena di dalamnya ada target kinerja, termasuk soal disiplin ASN,” tutup Wahyu.

Pewarta: Farik Fajarwati
Foto: Rubianto
Editor: Hendarmono Al Sidarto