Pasca Lebaran, Daging Ayam Turun Harga di Kabupaten Malang

KABUAPATEN MALANG – Harga daging ayam broiler di Kabupaten Malang mengalami penurunan pasca Hari Raya Idul Fitri. Sempat menyentuh angka Rp 40 ribu per kilogram, daging ayam kini turun ke Rp 38 ribu per kilogram.

“Kemarin dari h-7 lebaran sampai malam tadi harganya 40.000, pagi ini turun jadi 38.000 per kilogram,” kata salah satu pedagang ayam broiler di Pasar Singosari, Anis kepada Radar Malang, Minggu (31/5).

Anis mengaku turunnya harga ayam tersebut karena menurunnya daya beli masyarakat terhadap ayam broiler.

Dijelaskannya, jika biasanya sebelum Lebaran ia mampu menjual ayam broiler 7 sampai 8 kuintal per harinya, kini ayam yang ia jual rata-rata 70-80 kilogram per harinya

“Itu yang membuat turun harganya. Jadi sedikit yang beli ya turun harganya,” tutur ia.

Berbeda dengan harga daging ayam, harga jual jeroan seperti ampela ati dan usus terbilang tak ada kenaikan atau penurunan secara signifikan.

“Ya kisarannya Rp 2000 per ati ampela dan Rp 22 ribu untuk satu kilogram usus. Itu masih normal saja tidak ada kenaikan atau penurunan,” tukasnya.

Terpisah, penurunan juga dialami pedagang daging ayam lainnya, Gilang. Ia menjelaskan saat ini, daging ayam dijual dengan harga 38.000 per kilogramnya.

“Kemarin tujuh hari sebelum lebaran itu 40.000. Dan awal puasa kemarin malah masih 35.000 per kilogram daging ayamnya,” bebernya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Indra M