KOTA MALANG – SMPN 13 Malang, menjadi salah satu jujugan inspeksi mendadak Wali Kota Malang, Sutiaji. Terkait adanya informasi siswa yang sengaja dikeluarkan lantaran terlibat kasus narkotika. Senin (11/2)

Iapun meminta klarifikasi terkait kebenaran kabar tersebut. “Kemarin kan katanya dikeluarkan, padahal tidak begitu,” katanya

Menurut Sutiaji, empat siswa yang sebelumnya dikabarkan melanggar peraturan dan dikeluarkan. Rupanya hanya dipindahkan. Meski hanya dua siswa yang dipindahkan ke MTs Sunan Giri, sedangkan dua lainnya masih bersekolah di SMPN 13 Malang.

Pelanggaran yang dilakukan bukan narkotika, melainkan akibat kedapatan mengkonsumsi miras di luar sekolah.

“Kalau dikeluarkan itu namanya lepas tangan dan tidak tanggungjawab, tapi ini pihak sekolahnya hanya memindahkan,” jelas dia

Menariknya, Sutiaji bahkan sempat menemukan kenakalan lain yang dilakukan oleh siswa kelas VII tersebut. Seperti memodifikasi pulpen dengan jarum suntik untuk menjaili kawannya.

“Ini tadi ditemui ada yang masang semacam jarum suntik di pena, dibuat nusuk temennya waktu sholat berjamaah,” tegasnya

Hal tersebut dirasa sudah menjadi salah satu bentuk penyimpangan yang mencari perhatian dari orang tua serta sekolah.

Iapun berharap, agar orang tua mampu memberi perhatian lebih kepada anaknya. Mengingat anak juga menjadi tanggung jawab bersama dimanapun ia berada.

Pewarta : Feni Yusnia
Foto : Feni Yusnia
Penyunting : Fia