JawaPos.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memberikan peringatan keras kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk jangan memainkan kekuasaanya dalam pemilu kali ini. Hal itu menyusul kritiknya mengenai sikap lembaga besutan Arief Budiman itu belakangan ini.

“Saya hanya wanti-wanti saudara-saudara KPU, Anda hanya pelaksana. Di sini saya katakan, please jangan sok kuasa. Anda itu hanya pelaksana,” ujar Amien Rais di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1).

Mantan Ketua MPR RI itu pun tidak ingin KPU mencoreng pelaksanaan pemilu yang seharusnya wajib berjalan transparan. Dia pun mengingatkan penyelenggara pemilu yang tidak profesionalitas, maka akan menghasilkan pemilu yang tidak jurdil.

“Nasib tidak diinginkan itu adalah pihak yang merasa tidak memperoleh sebuah pileg yang transparan, yang jurdil, yang jujur. Jadi, KPU hati-hati, masa ada daftar pemilih tetap sekian juta ternyata bodong. Kemudian ada e-KTP ada ratusan ribu di buang ke tong sampah, dibuang ke semak belukar dan lain-lain. Ini apa-apaan ya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Amien meminta KPU untuk tidak bertindak sewenang-wenang dalam menjalankan tugasnya. Menurut Amien, pemilu kali ini yang memegang kuasa adalah adalah para peserta pemilu.

“Yang bermain ini adalah Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga. Jadi tolong, karena kita sudah lebih pandai dari KPU. Insya Allah kita punya tenaga IT juga tidak kalah. Jadi jangan macam-macamlah ya,” tandasnya.

Editor           : Kuswandi

Reporter      : Igman Ibrahim