21.6 C
Malang
Friday, 3 February 2023

Tiga Pekan, 141 Sapi Disuntik Vaksin PMK

MALANG KOTA – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) ter hadap hewan ternak masih te rus dilakukan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menarget tahun ini ada 1.500 hewan ternak yang tersuntik vaksin PMK. Bahkan sudah sejak awal 2023 lalu mereka mengebut vaksinasi yang didomi nasi sapi dan kambing tersebut. Selama tiga pekan, sudah ada 141 hewan ternak yang telah mendapat vaksin PMK.

Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi menyebut dari 141 ekor hewan ternak itu, 116 ekor memperoleh vaksinasi booster dan 25 ekor lainnya vaksinasi perluasan atau vaksin baru. Vaksinasi tersebut dilaksanakan di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Kedungkandang, Sukun, Blimbing, dan Lowokwaru. ”Paling banyak memang ada di sapi karena sejumlah peternak memiliki hewan itu,” kata dia kemarin (20/1). Sepanjang 2023 ini, dispangtan menarget ada 1.500 hewan ternak yang mendapat vaksin PMK. Baik itu vaksin baru maupun booster.

Namun, Slamet enggan memprediksi kapan target tersebut terpenuhi. Sebab, anggaran dan penyalurannya juga menunggu logistik dan arahan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, pada 2022 lalu, dis pangtan bisa merealisasikan vak sinasi PMK mencapai 104 persen. Dari target 1.500 dosis, hewan ternak yang disuntik vaksin mencapai 1.556 dosis. Berdasarkan data Oktober 2022, populasi sapi, kerbau, dan domba di Kota Malang mencapai 1.903 ekor. Dengan rincian 92 kerbau, 1.426 kambing, dan 385 domba.

Agar dapat melebihi target seperti tahun lalu, Slamet melakukan program KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) kepada peternak. ”Kami akan terus mela kukan KIE agar sapinya mau divaksin. Sebab, sapi yang telah divaksin memiliki kekebalan yang baik terhadap PMK jika ada serangan kembali,” ujar pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Dispangtan tidak memberi syarat khu sus bagi peternak jika he wan ter nak nya ingin divaksin. Asalkan pe ternak menghubungi pe tugas di dis pangtan melalui bidang Peterna kan dan Kesehatan Hewan. (yun/adn)

MALANG KOTA – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) ter hadap hewan ternak masih te rus dilakukan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menarget tahun ini ada 1.500 hewan ternak yang tersuntik vaksin PMK. Bahkan sudah sejak awal 2023 lalu mereka mengebut vaksinasi yang didomi nasi sapi dan kambing tersebut. Selama tiga pekan, sudah ada 141 hewan ternak yang telah mendapat vaksin PMK.

Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi menyebut dari 141 ekor hewan ternak itu, 116 ekor memperoleh vaksinasi booster dan 25 ekor lainnya vaksinasi perluasan atau vaksin baru. Vaksinasi tersebut dilaksanakan di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Kedungkandang, Sukun, Blimbing, dan Lowokwaru. ”Paling banyak memang ada di sapi karena sejumlah peternak memiliki hewan itu,” kata dia kemarin (20/1). Sepanjang 2023 ini, dispangtan menarget ada 1.500 hewan ternak yang mendapat vaksin PMK. Baik itu vaksin baru maupun booster.

Namun, Slamet enggan memprediksi kapan target tersebut terpenuhi. Sebab, anggaran dan penyalurannya juga menunggu logistik dan arahan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, pada 2022 lalu, dis pangtan bisa merealisasikan vak sinasi PMK mencapai 104 persen. Dari target 1.500 dosis, hewan ternak yang disuntik vaksin mencapai 1.556 dosis. Berdasarkan data Oktober 2022, populasi sapi, kerbau, dan domba di Kota Malang mencapai 1.903 ekor. Dengan rincian 92 kerbau, 1.426 kambing, dan 385 domba.

Agar dapat melebihi target seperti tahun lalu, Slamet melakukan program KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) kepada peternak. ”Kami akan terus mela kukan KIE agar sapinya mau divaksin. Sebab, sapi yang telah divaksin memiliki kekebalan yang baik terhadap PMK jika ada serangan kembali,” ujar pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Dispangtan tidak memberi syarat khu sus bagi peternak jika he wan ter nak nya ingin divaksin. Asalkan pe ternak menghubungi pe tugas di dis pangtan melalui bidang Peterna kan dan Kesehatan Hewan. (yun/adn)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru