Wajah Malah Berjerawat Meski di Rumah Saja? Ini Penyebabnya

RADARMALANG – Melakukan semua aktivitas di rumah saja selama masa pandemi virus corona, membuat kita tak lagi pernah mengenakan riasan.

Kita pun berpikir, wajah dalam kondisi bersih, karena bebas make-up dan debu. Tapi, bukannya mulus bersih, kulit wajah justru berjerawat. Apa sebabnya?

Lima alasan berikut bisa jadi adalah jawabannya, seperti dilansir dari CLEO (22/5):

1. Tidak membersihkan wajah secara teratur

Sangat mudah untuk melupakan rutinitas membersihkan wajah saat berada di rumah. Apalagi, kamu tidak memakai make-up dan belum meninggalkan rumah sama sekali.

Tetapi Dr Michelle Wong, Dokter di IDS Clinic, mengatakan, tidak ada alasan untuk malas dalam hal pembersihan.

“Malas membersihkan wajah, akan mengarah pada penumpukan sebum dan sel-sel kulit mati di folikel kulit kita dan mendorong pertumbuhan propionibacterium acnes. Ini menyebabkan peradangan pada kelenjar sebaceous dan jerawat kita,” kata Wong.

Dr Karen Soh, Direktur Medis Prive Clinic, setuju dengan pernyataan itu, ia menambahkan bahwa penting untuk diingat bahwa jerawat tidak disebabkan oleh wajah yang kotor.

Dan jika kamu cenderung berjerawat, itu tidak berarti kamu tidak merawat kulit dengan baik.

Dia juga memperingatkan, bahwa mencuci wajah beberapa kali sehari dapat mengiritasi kulit, yang justru bisa menyebabkan lebih banyak jerawat akan tumbuh.

“Saya sarankan mencuci muka setidaknya sekali sehari dengan pembersih yang lembut, lebih baik di malam hari (ketika wajah dilapisi dengan kotoran selama satu hari),” kata Soh.

2. Kulit tidak terkelupas

Pengelupasan kulit akan membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati dan kotoran, yang jika tidak dihilangkan pada akhirnya dapat menyebabkan jerawat.

Ketika pori-pori tersumbat, cenderung membuat mereka tampak lebih besar karena mengembang untuk kemudian mengisinya dengan kotoran.

Pengelupasan kulit membantu merapatkan pori-pori yang membesar, dan membantu menghaluskan kulit dengan melarutkan sel-sel kulit mati, dan ini pada akhirnya akan meminimalkan penampilan pori-pori.

“Namun, itu dapat memperburuk jerawat kronis atau kistik jika tidak dilakukan dengan lembut dan benar,” kata Soh.

Dia menyarankan menggunakan chemical exfoliant yang khusus untuk kulit berjerawat.

“Itu akan membantu meminimalkan bakteri, membersihkan permukaan sel kulit mati, dan masih mempertahankan manfaat dari minyak alami kulit,” ujar Soh.

“Metode ini menawarkan hasil yang lebih efektif daripada pengelupasan mekanis, yang berfokus pada jenis alat exfoliator yang digunakan untuk menghilangkan kulit mati,” ujar Soh.

3. Sedang stres

Pandemi ini jelas masa yang tidak biasa dan wajar untuk merasa khawatir, cemas dan stres tentang segala sesuatu, mulai dari bagaimana nasib keluarga hingga apakah kamu masih akan memiliki pekerjaan di akhir semua ini.

Dan ini juga bisa menjadi salah satu alasan jerawat keluar.

“Stres adalah pemicu umum jerawat,” Dr. Wong menegaskan.

“Ketika kita stres, otak kita menstimulasi kelenjar adrenalin untuk melepaskan kortisol, hormon steroid. Kortisol merangsang kelenjar sebaceous kita untuk menghasilkan sebum, yang menyebabkan kulit kita menjadi berminyak dan lebih mudah tersumbat,” imbuhnya.

4. Makanan tak sehat

Karena stres, kamu makan semua makanan yang salah, seperti cupcake, kue, roti pisang, pizza, pasta, dan makanan lain yang sedang kamu coba untuk buat sendiri di rumah.

Wajar jika menginginkan makanan yang menenangkan ketika kamu sedang stres.

Tetapi, ini juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa jerawat masih bisa tumbuh saat di rumah saja.

“Jangan  lupa, susu dapat menjadi faktor yang memperburuk jerawat karena peningkatan hormon dalam susu,” jelas Dr Soh.

Jadi, jika kamu tahu bahwa kulitmu sangat sensitif, cobalah untuk menghindari semangkuk es krim ketika menonton TV atau camilan keju saat menghadiri meeting di Zoom.

“Juga, cobalah untuk mengurangi gula dan asupan lemak trans,” kata Dr Soh.

“Pola makan yang buruk pasti dapat memperburuk noda jeawat yang sudah kamu miliki, sehingga penting untuk membuat keputusan yang cerdas terkait pola makan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan memerangi noda jerawat,” lanjutnya.

5. Memencet jerawat

Berada di rumah, tanpa ada orang lain selain keluarga yang dapat melihatmu, membuatmu bebas melakukan apa saja termasuk memencet jerawat.

Tetapi Dr Wong mengatakan, untuk menghindari melakukan ini karena memencet atau memecahkan jerawat dengan peralatan atau teknik yang tidak tepat dapat menyebabkan lebih banyak peradangan, jaringan parut, dan lebih banyak jerawat muncul.

Faktanya, yang terbaik adalah menjauhkan tangan dari wajah sama sekali karena menyentuhnya seringkali menyebabkan perpindahan bakteri dari tangan ke wajah, yang mana ini membuat wajah lebih rentan terhadap jerawat.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Doctor ASKY

Editor: Indra M