21.3 C
Malang
Friday, 3 February 2023

Gencarkan Deteksi Dini TBC

KARANGPLOSO – Deteksi dini terhadap penyakit paru-paru tengah digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Upaya itu dilakukan dengan menggandeng pihak kepolisian lewat screening paru-paru menggunakan sinar X-ray. Sinergi insidental sudah dilakukan di tiga wilayah kecamatan sejak pekan lalu. ”Program ini menindaklanjuti instruksi Kemenkes RI untuk memantau dan menekan penyebaran Tuberkulosis (TBC),” kata Kadinkes Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo Wiyanto, kemarin (23/1).

Menurutnya, lewat pemeriksaan paru-paru bisa dimungkinkan adanya deteksi dini TBC. Apalagi penyakit tersebut termasuk 10 besar penyebab kematian di seluruh dunia. Sementara di Indonesia, TBC berada di peringkat ketiga. Dinkes juga melibatkan rumah sakit karena memiliki alat deteksi khusus penyakit paru-paru. “Kami gandeng pihak ketiga. Mereka yang punya screening x-ray. Sehingga, bisa melihat kesehatan paru secara langsung di lokasi,” tandasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyatakan pihaknya mendukung program deteksi dini penyakit paru-paru ini. Dia menyebut sekitar 300 orang sudah menjalani screening pekan lalu. Mulai dari Kecamatan Dau diikuti 52 orang dan Kecamatan Pujon sebanyak 34 orang. Sementara 206 orang lainnya merupakan warga Karangploso. “Warga cukup antusias mengikuti pemeriksaan guna mengetahui kesehatannya,” ujarnya.(fin/nay)

KARANGPLOSO – Deteksi dini terhadap penyakit paru-paru tengah digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Upaya itu dilakukan dengan menggandeng pihak kepolisian lewat screening paru-paru menggunakan sinar X-ray. Sinergi insidental sudah dilakukan di tiga wilayah kecamatan sejak pekan lalu. ”Program ini menindaklanjuti instruksi Kemenkes RI untuk memantau dan menekan penyebaran Tuberkulosis (TBC),” kata Kadinkes Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo Wiyanto, kemarin (23/1).

Menurutnya, lewat pemeriksaan paru-paru bisa dimungkinkan adanya deteksi dini TBC. Apalagi penyakit tersebut termasuk 10 besar penyebab kematian di seluruh dunia. Sementara di Indonesia, TBC berada di peringkat ketiga. Dinkes juga melibatkan rumah sakit karena memiliki alat deteksi khusus penyakit paru-paru. “Kami gandeng pihak ketiga. Mereka yang punya screening x-ray. Sehingga, bisa melihat kesehatan paru secara langsung di lokasi,” tandasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik menyatakan pihaknya mendukung program deteksi dini penyakit paru-paru ini. Dia menyebut sekitar 300 orang sudah menjalani screening pekan lalu. Mulai dari Kecamatan Dau diikuti 52 orang dan Kecamatan Pujon sebanyak 34 orang. Sementara 206 orang lainnya merupakan warga Karangploso. “Warga cukup antusias mengikuti pemeriksaan guna mengetahui kesehatannya,” ujarnya.(fin/nay)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru