22 C
Malang
Sunday, 4 June 2023

Tren Kasus TBC Naik, Kabupaten Malang Terbanyak

 

MALANG RAYA – Hari ini (24/3), dunia memperingati Hari Tuberkulosis (TBC) untuk membangun kesadaran akan bahaya penyakit tersebut. Sebab jumlah kasus dan orang yang diduga mengidap penyakit TBC itu meningkat dari tahun ke tahun.

Di Malang Raya, jumlah penderita terbanyak ditemukan di Kabupaten Malang. Dalam tiga bulan pertama 2023 saja, di Kabupaten Malang sudah tercatat 618 orang yang terserang TBC.

Tahun-tahun sebelumnya malah menunjukkan angka yang jauh lebih tinggi. Misalnya, dari 2021 hingga 2022, kasus terkonfirmasi TBC meningkat hingga 48,86 persen. Di antara angka tersebut, 8-12 persen penderitanya masih anak-anak.

”Tahun 2022, orang yang terduga TBC malah sangat banyak. Lebih dari 34 ribu orang,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Malang Chairiyah.

Dia menjelaskan, bakteri TBC menyerang paru-paru dengan salah satu cirinya adalah batuk-batuk. Sehingga, orang yang batuk dapat dikategorikan sebagai terduga TBC.

Untuk memastikannya harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar bisa disimpulkan diagnosis terakhir. Seperti pemeriksaan dahak dan sinar x di dada.

Baca Juga : Gencarkan Deteksi Dini TBC.

Perempuan yang akrab disapa Chair itu memaparkan, faktor yang mempengaruhi peningkatan kasus TBC ada tiga. Yakni individu, lingkungan dan sosial ekonomi, serta aksesibilitas layanan kesehatan.

”Peningkatan kesadaran untuk berobat itu sangat penting,” kata dia. Sebab, TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan intensif.

Selain itu, masyarakat juga harus mengetahui penyakit beserta efek sampingnya. Khususnya penyakit yang menyebabkan imunitas tubuh lemah melawan infeksi bakteri.

Status gizi dan gaya hidup juga mempengaruhi peningkatan kasus TBC di Kabupaten Malang.

”Yang tidak kalah penting itu keadaan rumah, kepadatan hunian, dan sanitasi lingkungan,” imbuhnya.

Sebab, di Kabupaten Malang juga masih banyak rumah yang tidak layak huni (RTLH). Setidaknya sekitar 10.000 unit RTLH tersebar di Kabupaten Malang. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

 

MALANG RAYA – Hari ini (24/3), dunia memperingati Hari Tuberkulosis (TBC) untuk membangun kesadaran akan bahaya penyakit tersebut. Sebab jumlah kasus dan orang yang diduga mengidap penyakit TBC itu meningkat dari tahun ke tahun.

Di Malang Raya, jumlah penderita terbanyak ditemukan di Kabupaten Malang. Dalam tiga bulan pertama 2023 saja, di Kabupaten Malang sudah tercatat 618 orang yang terserang TBC.

Tahun-tahun sebelumnya malah menunjukkan angka yang jauh lebih tinggi. Misalnya, dari 2021 hingga 2022, kasus terkonfirmasi TBC meningkat hingga 48,86 persen. Di antara angka tersebut, 8-12 persen penderitanya masih anak-anak.

”Tahun 2022, orang yang terduga TBC malah sangat banyak. Lebih dari 34 ribu orang,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Malang Chairiyah.

Dia menjelaskan, bakteri TBC menyerang paru-paru dengan salah satu cirinya adalah batuk-batuk. Sehingga, orang yang batuk dapat dikategorikan sebagai terduga TBC.

Untuk memastikannya harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar bisa disimpulkan diagnosis terakhir. Seperti pemeriksaan dahak dan sinar x di dada.

Baca Juga : Gencarkan Deteksi Dini TBC.

Perempuan yang akrab disapa Chair itu memaparkan, faktor yang mempengaruhi peningkatan kasus TBC ada tiga. Yakni individu, lingkungan dan sosial ekonomi, serta aksesibilitas layanan kesehatan.

”Peningkatan kesadaran untuk berobat itu sangat penting,” kata dia. Sebab, TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan intensif.

Selain itu, masyarakat juga harus mengetahui penyakit beserta efek sampingnya. Khususnya penyakit yang menyebabkan imunitas tubuh lemah melawan infeksi bakteri.

Status gizi dan gaya hidup juga mempengaruhi peningkatan kasus TBC di Kabupaten Malang.

”Yang tidak kalah penting itu keadaan rumah, kepadatan hunian, dan sanitasi lingkungan,” imbuhnya.

Sebab, di Kabupaten Malang juga masih banyak rumah yang tidak layak huni (RTLH). Setidaknya sekitar 10.000 unit RTLH tersebar di Kabupaten Malang. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru