MALANG KOTA - Setelah menunggu empat bulan, Puskesmas Cisadea akhirnya diresmikan kemarin (26/4).
Peresmian berlangsung di lokasi baru, yakni di Jalan Indragiri.
Meski baru diresmikan, rata-rata jumlah kunjungan sudah hampir mencapai 100 orang per hari.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, setelah menempati lokasi baru, Puskesmas sudah melakukan uji coba sejak 22 April lalu.
Saat itu jumlah kunjungan mencapai 96 orang. Selanjutnya malah bisa menyentuh 100 orang per hari.
”Kunjungan merata seluruh layanan kesehatan. Ada yang periksa gigi, skrining kesehatan, hingga konsultasi ibu dan anak," kata dia.
Mengingat banyaknya jumlah pengunjung, puskesmas menyediakan ruang tunggu yang memadai.
Salah satunya ditempatkan di bagian belakang puskesmas yang mengusung konsep semi-outdoor.
Termasuk ada fasilitas taman kecil di tengahnya.
"Dengan konsep seperti itu, pasien atau pengunjung tetap merasa nyaman," imbuh pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.
Selain ruang tunggu, Husnul menyebut ada berbagai fasilitas di Puskesmas Cisadea.
Antara lain ruang UGD yang lebih memenuhi syarat, ruang persalinan dan pasca-persalinan, hingga laboratorium.
Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan, sebelumnya puskesmas itu berada di Jalan Cisadea.
Namun, pada Agustus 2023, pemkot melakukan relokasi ke lahan seluas 1.300 meter persegi di Jalan Indragiri.
Untuk proses relokasi, pemkot menyediakan anggaran senilai Rp 7 miliar.
"Ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat," terang Wahyu.
Menurut Wahyu, bangunan Puskesmas Cisadea di lokasi baru lebih baik dibanding di tempat yang lama.
Bahkan sudah disesuaikan dengan standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
"Kami berharap relokasi Puskesmas Cisadea bisa menjadi prototype untuk melakukan relokasi atau pun perbaikan terhadap puskesmas-puskesmas lainnya,” tambah dia. (mel/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana