RADAR MALANG – Makanan bersantan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kuliner tradisional Indonesia.
Hidangan seperti rendang, opor ayam, dan gulai sering kali menggunakan santan sebagai bahan utama untuk menciptakan rasa yang kaya dan lezat.
Namun, di balik kelezatan makanan bersantan, terdapat risiko kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.
Baca Juga: Baik untuk kesehatan, Ini 5 Manfaat Puasa yang Wajib Diketahui
Santan yang kaya akan lemak jenuh dapat memengaruhi fungsi tubuh dan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Berikut penjelasan mengenai fakta dibalik mengomsumsi santan berlebihan bagi kesehatan:
Baca Juga: Rekomendasi Makanan Sehat di Malang yang Cocok untuk Diet
1. Tekanan Darah Tinggi
Masalah pertama yang mungkin timbul adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Hal ini terjadi karena konsumsi santan yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar trigliserida, sejenis lemak yang berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh.
Kondisi ini berpotensi mengakibatkan penyumbatan pada arteri dan pembuluh darah.
Baca Juga: Lima Bahan Aja: Resep Mudah Salad Sayur Sehat, Cocok Untuk Diet
2. Peningkatan Berat Badan
Santan juga memiliki kalori yang cukup tinggi.
Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, santan dapat menyebabkan surplus kalori harian, yang berujung pada peningkatan berat badan.
Hal ini terutama terjadi jika santan digunakan bersama bahan makanan berlemak lainnya seperti daging berlemak.
Baca Juga: 10 Sampel Takjil dari Beberapa Pasar Takjil di Kota Malang Tak Penuhi Standar Kesehatan
3. Risiko Kolesterol Tinggi
Kandungan lemak jenuh dalam santan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah.
Peningkatan kadar kolesterol ini berpotensi menyebabkan aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah, yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Dalam satu porsi santan, bisa terdapat hingga 90% dari batas asupan lemak jenuh harian yang disarankan.
Baca Juga: Kedai Jus Buah Segar dengan Madu sebagai Pemanis, Tempat Nongkrong Sehat yang Wajib Dikunjungi
4. Masalah Asam Lambung
Bagi penderita gangguan asam lambung atau maag, konsumsi santan berlebihan dapat memperburuk gejala.
Santan diketahui dapat merangsang produksi asam lambung, sehingga memicu heartburn dan rasa tidak nyaman di perut.
sehatsBaca Juga: Lezat dan Sehat! Olahan Madu Ini Cocok untuk Menu Berbuka Puasa
5. Gangguan Jantung
Risiko lain yang perlu diperhatikan adalah meningkatnya kemungkinan gangguan jantung.
Hal ini disebabkan oleh cara memasak santan pada suhu tinggi dan secara berulang, yang dapat menyebabkan akumulasi lemak jahat di dalamnya.
Akibatnya, kondisi ini berpotensi memicu masalah pada kesehatan jantung.
Baca Juga: Jadi Kunci Sehat ala Rasulullah, Inilah 3 Jenis Madu Terbaik
Dengan memahami risiko-risiko ini, penting bagi kita untuk mengonsumsi makanan bersantan dengan bijak.
Meskipun santan memberikan cita rasa khas pada masakan, kesadaran akan dampaknya terhadap kesehatan sangatlah penting.
Sebaiknya batasi konsumsi santan dan pilihlah alternatif lain jika diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (Tiwi)
Editor : Aditya Novrian