Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Suka yang Manis-Manis? Ketahui Bahaya Gula Berlebih pada Anak Muda

Aditya Novrian • Kamis, 5 Februari 2026 | 13:45 WIB
Konsumsi gula berlebih oleh anak muda dapat sebabkan berbagai penyakit. (Freepik)
Konsumsi gula berlebih oleh anak muda dapat sebabkan berbagai penyakit. (Freepik)

RADAR MALANG – Makanan dan minuman manis kini digandrungi oleh anak muda, terutama Generasi Z dan Generasi Alpha. Rasa manis yang memanjakan lidah kerap membuat para remaja kebablasan dalam mengonsumsinya.

Gula memang mengandung energi yang dapat meningkatkan stamina tubuuh. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan gula justru dapat menimbuhkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Kalori berlebih dari gula akan menumpuk dan berubah menjadi lemak yang dalam jangka Panjang dapat memicu berbagai penyakit.

Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa batas konsumsi gula yang dianjurkan bagi setiap orang adalah maksimal 10 persen dari total kebutuhan energi harian , atau setara dengan 200 kilo kalori. Junlah tersebut setara dengan sekitar 50 gram atau 4 sendok makan per hari.

Anjuran ini bukan tanpa sebab karena konsumsi gula berlebihan dapat menimbukan sejumlah masalah kesehatan antara lain:

  1. Obesitas

Penumpukan lemak dalam tubuh yang terjadi secara terus-menerus akan menyebabkan kenaikan berat badan secara drastis. Konsumsi gula berlebih juga dapat mengganggu kerja otak dalam menegenali rasa kenyang, sehingga tubuh memeberikan sinyal saat kebutuhan energi sudah tercukupi. Akibatnya, tubuh akan merasa lapar terus-menerus  dan berisiko mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

  1. Diabetes Malitus

Penyakit yang seringnya menyerang orang tua kini mulai menyerang anak muda juga karena konsumsi gula berlebih. Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu lama dapat merusak fungsi insulin dan meningkatkan resistensi insulin. Jika kondisi ini terus berlanjut, tubuh berisiko menderita Deabetes Melitus tipe 2.

  1. Gagal Ginjal

Dampak konsumsi gula berlebih tidak berhenti pada diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dan berlangsung lama juga dapat menggangguan fungsi ginjal juga. Ginjal yang seharusnya menyaring racun dan kelebihan cairan menjadi bekerja lebih berat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat merusak sistem penyaringan ginjal dan memicu gagal ginjal.

Banyak anak muda kerap menganggap remeh konsumsi gula berlebihan karena belum merasakan gelaja apa pun. Padahal, kondisi tersebut justru perlu diwaspadai. Tubuh bisa saja terlihat baik-baik saja, tetapi di dalamnya sedang terjadi proses penumpukan lemak dan kadar gula darah yang berisiko menimbulkan penyakit di kemudian hari.

Maka dari itu, penting untuk mulai memperhatikan asupan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Konsumsi gula tetap diperbolehkan tapi harus sesuai dengan takaran yang dianjurkan agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

 

Penulis: Intan Nurlita Dewi

Editor : Aditya Novrian
#gula #obesitas #minuman manis #makanan manis #gagal ginjal #diabetes melitus