RADAR MALANG – Beberapa aktivitas terkadang memakasa kita untuk duduk berjam-jam, seperti berkerja, kuliah, hingga bermain gim. Meskipun duduk merupakan aktivitas yang terasa nyaman, jika dilakukan terlalu lama dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan juga.
Duduk terlalu lama dapat memicu berbagai masalah kesehatan, bahkan hingga penyakit serius karena tubuh kurang bergerak. Padahal tubuh membutuhkan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan, terutama kekuatan dan kelenturan otot-otot tubuh.
Berikut beberapa dampak yang dapat terjadi akibat kebiasaan duduk terlalu lama:
- Gangguan Otot
Saat duduk, otot-otot punggung bekerja keras menahan beban tubuh bagian atas. Jika dilakukan dalam waktu lama tanpa jeda, otot pinggang dapat mengalami kelelahan dan akhirnya menimbulkan rasa nyeri. Posisi duduk yang tidak tepat, seperti membungkuk atau tidak menompang punggung dengan baik juga dapat memperparah kondisi ini.
- Penyakit Jantung
Kurangnya aktivitas akibat duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Hal ini beriktan dengan meningkatnya tekanan darah dan kadar kolestrol yang tidak terkontrol. Saat tubuh jarang bergerak, sirkulasi darah menjadi kurang optimal sehingga jantung harus bekerja lebih keras. Dalam jangka waktu yang panjang, kondisi ini dapat memicu gangguan pada jantung.
- Obesitas
Duduk terlalu lama dapat menyebabkan obesitas karena minimnya pergerakan tubuh. Aktivitas enzim lipoprotein lipase yang berperan dalam membakar lemak dapate menurun. Selain itu, metabolisme kalori dalam tubuh melambat sehingga energi yang tidak terpakai akan disimpan sebagai lemak. Jika kebiasaan ini dibarengi dengan pola makan berlebih atau sering ngemil, risiko kenaikan berat badan akan semakin tinggi.
Meski aktivitas duduk tidak dapat dihindari sepenuhnya, penting untuk tetap menjaga kesehatan tubuh. Luangkan waktu untuk berdiri atau berjalan ringan dan rutin berolahraga untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan terhindar dari berbagai risiko penyakit.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya Novrian