Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Temukan 7 Kasus Campak, Dinkes Kota Malang Vaksin 30 Ribu Anak

Aditya Novrian • Senin, 23 Februari 2026 | 13:15 WIB

 

PENCEGAHAN: Salah satu pelajar SDN Sukun 1 mendapat vaksin campak dari Dinkes Kota Malang, beberapa waktu lalu. (Nabila Amelia / Radar Malang)
PENCEGAHAN: Salah satu pelajar SDN Sukun 1 mendapat vaksin campak dari Dinkes Kota Malang, beberapa waktu lalu. (Nabila Amelia / Radar Malang)
 

MALANG KOTA - Sepanjang bulan Januari lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat tujuh kasus campak. Untuk mencegah penyebaran, dinkes menggelar Outbreak Response Immunization (ORI). Sampai pertengahan Februari, capaian ORI terpenuhi hingga 96 persen.

Sebagai informasi, ORI adalah program imunisasi massal darurat. Tujuannya untuk menangani wabah yang terjadi. Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, ORI tahap pertama berlangsung pada 2 sampai 6 Februari lalu.

Ada sekitar 32 ribu anak usia 9 bulan sampai 13 tahun yang ditarget mendapat vaksin.

”Untuk anak-anak yang mendapat vaksin adalah anak-anak yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang dan Puskesmas Janti,” kata dia. Sebab, kasus campak ditemukan di dua kelurahan di Kecamatan Kedungkandang. Yakni Kelurahan Buring dan Kelurahan Kedungkandang masing-masing dengan 2 kasus.

Selain itu ada tiga kasus yang ditemukan di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun.

Penyebab adanya campak di tiga kelurahan itu karena berbagai faktor. Salah satunya anak datang dari daerah endemis campak.

”Selama lima hari pelaksanaan ORI, ada 94 persen anak-anak yang mendapat vaksin,” sebut Husnul. Padahal, standar imunisasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI adalah 95 persen.

Menurut Husnul, belum terpenuhinya capaian imunisasi karena ada anak-anak yang berhalangan hadir. Karena itu, pertengahan Februari lalu, dinkes menggelar imunisasi kejar atau imunisasi susulan pada 7 sampai 13 Februari.

Salah satunya di wilayah kerja Puskesmas Janti. Tempatnya ada di puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), dan Kantor Kelurahan Tanjungrejo. ”Hasilnya, yang mendapat imunisasi mencapai 96 persen,” sebut Husnul. Jumlah riilnya ada 30.720 anak-anak. (mel/by)

 

Disunting kembali oleh Intan Nurlita Dewi

 

Disunting kembali oleh Intan Nurlita Dewi

Editor : Aditya Novrian
#campak #Vaksin #dinas kesehatan kota malang