RADAR MALANG – Penderita hipertensi tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, selama mampu mengatur pola makan secara disiplin saat sahur dan berbuka.
Perubahan jadwal makan selama Ramadan dapat memengaruhi tekanan darah, sehingga pilihan menu yang tepat menjadi kunci utama. Dengan asupan gizi seimbang dan kontrol terhadap gula, garam, serta lemak, tekanan darah dapat tetap stabil sepanjang hari.
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan oleh penderita hipertensi selama berpuasa.
- Batasi Konsumsi Gula
Berbuka puasa memang dianjurkan dengan makanan manis, tetapi tidak berlebihan. Pilih sumber gula alami seperti buah-buahan segar yang kaya serat dan vitamin. Hindari minuman manis buatan atau sirup tinggi gula karena dapat memicu lonjakan tekanan darah dan kadar gula darah secara cepat.
- Batasi Konsumsi Garam
Konsumsi garam sebaiknya tidak lebih dari 1 sendok teh per hari. Kurangi penggunaan garam dan penyedap instan dan mulai memanfaatkan bumbu dapur alami, seperti bawang putih, kunyit, jahe, atau rempah-rempah untuk menambah cita rasa. Memasak sendiri menu sahur dan berbuka juga membantu mengontrol kandungan natrium dalam makanan.
- Batasi Konsumsi Daging Merah
Daging merah, seperti sapi, kambing, dan domba, sebaiknya dibatasi karena mengandung lemak jenuh yang dapat memengaruhi tekanan darah. Sebagai alternatif, pilih ikan atau unggas tanpa kulit yang lebih rendah lemak dan lebih ramah bagi kesehatan jantung.
Baca Juga: Bau Mulut Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Menguranginya
- Perbanyak Buah dan Sayuran
Penderita hipertensi sangat dianjurkan mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan. Buah dan sayuran kaya akan kalium, magnesium, dan serat yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali. Pisang, alpukat, bayam, dan kentang dapat menjadi pilihan sehat untuk teman sahur maupun berbuka puasa.
Dengan menjaga pola makan dan mencukupi kebutuhan cairan saat malam hari, penderita hipertensi dapat menjalani puasa dengan lebih aman dan nyaman. Konsultasi dengan tenaga medis secara rutin tetap dianjurkan untuk memastikan kondisi kesehatan terpantau dengan baik.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya Novrian