RADAR MALANG – Rambut sering disebut sebagai mahkota setiap orang. Namun, masalah rambut rontok merupakan keluhan yang sering dialami banyak orang, baik pria maupun wanita.
Kerontokan dalam jumlah tertentu sebenarnya tergolong normal. Akan tetapi, jika terjadi secara berlebihan, kondisi ini tidak boleh disepelekan karena dapat memicu kebotakan permanen.
Kebotokan atau Alopecia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kerontokan rambut parah di area tertentu pada kulit kepala. Di Indonesia yang beriklim tropis, paparan panas dan sinar matahari juga dapat memengaruhi kesehatan rambut serta kulit kepala sehingga meningkatkan risiko kerontokan.
Berikut beberapa faktor penyebab rambut rontok berlebihan.
- Penggunaan produk kosmetik, seperti cat rambut yang mengandung bahan kimia keras dan dapat merusak akar rambut
- Terlalu sering keramas, sehingga menghilangkan minyak alami yang melindungi rambut
- Sering memakai pengering rambut bersuhu tinggi
- Mengikat rambut terlalu kencang yang dapat menarik akar rambut dan menyebabkan kerontokan
- Faktor genetik yang umumnya lebih sering terjadi pada pria
- Perubahan hormon, seperti pada wanita pasca melahirkan atau saat menopause
- Berat badan menurun secara drastis yang dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut
- Sedang mengalami stres berat yang memengaruhi keseimbangan hormon tubuh
- Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti kemoterapi, obat pengencer darah, dan pil KB
- Kondisi medis, seperti infeksi kulit kepala, lupus, anemia, diabetes, sifilis, dan penyakit tiroid
- Trikotilomania, yaitu gangguan psikologis yang ditandai dengan kebiasaan mencabuti rambut sendiri.
Dengan mengenali berbagai faktor penyebabnya, langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih dini agar kesehatan rambut tetap terjaga.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya Novrian