Coban Putri yang berada di Kota Batu

KOTA BATU – Menjadi destinasi wisata alam yang instagramable, air terjun Coban Putri telah memiliki daya pikat tersendiri bagi pengunjungnya. Namun, siapa sangka dibalik keindahan alam yang di tampilkan di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini terdapat kisah dramatis di dalamnya.

Kisah itu bermula sekitar 4 atau 5 tahun yang lalu. Ada seorang ibu pencari rumput asal Desa Dresel Kota Batu yang sedang mencari pakan ternak dengan mengajak anak perempuannya yang masih kecil di sekitar area coban. Tak berselang lama ketika sang anak sedang asyik bermain, ia terpeleset di tepi jurang.

“Jadi itu ceritanya si ibu panik dan langsung menolong anaknya, tapi malah ikut terpeleset ke tebing juga. Cukup lama berpegangan di tebing sambil memegang si anak akhirnya berhasil ditolong oleh orang kampung sekitar,” ungkap M Oki Pangestu, petugas penjaga loket Coban Putri.

Bahkan sebelum kejadian tersebut, nama area ini adalah Coban Katokan, karena menjadi bagian potongan (ketokan) dari Coban Rais. Namun, setelah ada kejadian itu oleh warga setempat diganti menjadi Coban Putri.

“Nama Coban Putri ini sebagai pengingat bahwa ada pengorbanan ibu untuk putrinya disini. Untuk air terjun disini juga tepecah jadi dua, yang aliran airnya besar disebut mbok (ibu) dan yang kecil disebut anak,” imbuhnya.

Dengan nama tersebut, wisata alam air terjun Coban Putri semakin dikenali wisatawan. Semakin menarik juga untuk menyuguhkan keindahan moment dalam bentuk foto yang pastinya instagramable.

“Jika dulu cuma anak – anak di Batu, sekarang sudah meluas yang datang ke sini,” pungkasnya.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Moh. Badar