MALANG KOTA – Maria Purbowati, 42, baru muncul. Padahal dirinya lah yang melaporkan kasus dugaan kongkalikong perubahan status aset Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjadi milik pribadi. Warga Bareng Kecamatan Klojen itu berharap kerugian yang menimpanya segera dikembalikan.

“Saya minta Kejaksaan benar-benar serius menangani kasus ini,” tegasnya saat melihat langsung ruko di Jalan Brigjen Slamet Riyadi 129 (Aset 129) itu, Kamis (11/10). Maria merespon kasus ini untuk pertama kali setelah lama kasus ini mencuat ke publik.

Pasalnya, dia mendengar adanya penangguhan 2 tersangka kasus ini, Leonardo Wiebowo Soegio, 31, dan Natalia Christiana, 47, keduanya warga Kecamatan Klojen.

“Saya dengar ada penangguhan kedua tersangka dari pihak berwajib. Ini merugikan saya sebagai korban,” imbuhnya. Karena hingga saat ini, kerugian yang dialami Maria, dia mengatakan, cukup banyak.

Dia menyebut mengalami kerugian pembelian sejumlah ruko terhadap terlapor. “Kalau untuk ruko yang ini tiga miliar. Belum yang lain. Saya tertipu karena ternyata ini aset pemerintah,” ujarnya.

Untuk 1 kavling Aset 129 ini, dia mengaku melakukan tukar guling dengan Candra Heri Saputra, atas nama pemilik 3 ruko Aset 129. Maria melakukan tukar guling dengan sebuah rumah di Jalan Wijaya Kusuma. “Saya berharap masyarakat juga ikut mengawal kasus ini,” tandasnya bersedih.

Memang, pagi kemarin, kerabat Leonardo melakukan pengembalian sertifikat tanah di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, kemarin. Ada 3 sertifikat yang dikembalikan yang diduga direkayasa menjadi aset pribadi. “Ada tiga sertifikat yang diserahkan istri bersama ibu tersangka Leonardo. Sebenarnya ada empat, yang satu mungkin masih ditangan orang lain,” kata Kajari Kota Malang Amran Lakoni.

Sertifikat tersebut nantinya secara otomatis menjadi barang bukti sitaan. 3 sertifikat tersebut bernomor 1612, 1613 dan 1614. Sementara sertifikat 1606 kata Amran, masih belum bernomor. “Yang penting sertifikat aset ini kembali. Tinggal satu lagi yang belum,” lanjutnya.

Meski begitu Amran menegaskan kasus ini lanjut terus. Apakah akan ada tersangka baru? ngingat sejumlah nama yang diperiksa, sangat berkaitan erat dengan kasus ini. “Yang pasti proses kasus ini berjalan terus,” pungkasnya.(jaf/riq)