Kepala Disparta Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, kalender wisata menjadi navigasi untuk memacu kebangkitan pariwisata Kota Batu. Menurutnya angka kunjungan wisatawan tahun depan, dapat melampaui capaian tahun 2019 lalu. “Diperkirakan tahun 2023 bisa mencapai 10 juta, bisa lebih besar dibandingkan tahun 2019 lalu,” ujar Arief.
Keyakinan itu tak lepas dari penyeleng garaan event berkelas internasional yang akan digelar pada 2023. Sejumlah event itu antara lain pertunjukan musik yang mengundang peserta dari luar negeri. Berikutnya event pendakian Gunung Arjuno menawarkan keindahan panorama alamnya bagi wisatawan domestik yang tak kalah dengan keindahan Gunung Bromo.
“Potensi Kota Batu luar biasa. Kami nanti akan menarik wisatawan dari Amerika, Eropa hingga Afrika. Apalagi pemandu wisata Kota Batu sudah berpengalaman melayani wisatawan dari berbagai negara,” urai Arief. Selain itu, event lainnya yakni paralayang dan adventure motocross. Ia mengungkapkan, untuk event paralayang, disparta menyiapkan anggaran Rp 1 miliar.
Beragam event yang dituangkan dalam kalender wisata itu sebagai strategi menarik kunjungan wisatawan. “Tahun 2023 merupakan momen kebangkitan pariwisata. Untuk menyukseskan berbagai event tentunya akan berkolaborasi melibatkan sponsorship, pelaku wisata, dan pemdes. Semua bisa sukses kalau berkolaborasi dengan semua kalangan,” ujar dia. Selain mengumumkan kalender wisata, disparta juga menggelar Batu Tourism Award. Sebuah penghargaan yang diberikan kepada sejumlah pihak yang berdedikasi memajukan industri pariwisata Kota Batu. (adk/lid Editor : Mardi Sampurno