Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Capaian PAD Batu Masuk 10 Tertinggi

Mardi Sampurno • Sabtu, 7 Januari 2023 | 04:06 WIB
JEMPUT BOLA: Bapenda Kota Batu akan mendatangi hotel atau tempat wisata baru yang telah berinvestasi di Kota Batu agar tidak ada kebocoran pajak di tahun 2023.
JEMPUT BOLA: Bapenda Kota Batu akan mendatangi hotel atau tempat wisata baru yang telah berinvestasi di Kota Batu agar tidak ada kebocoran pajak di tahun 2023.
BATU – Kota Batu masuk 10 besar daerah dengan realisasi pendapatan tertinggi se Indonesia. Realisasi pendapatan daerah Kota Batu pada APBD 2022 sebesar Rp 1 triliun. Itu artinya ada kelebihan Rp 47 miliar dari target semula yang angkanya mencapai Rp 995,75 miliar. ”Atas capaian itu, Kota Batu berada di urutan 8 atau masuk 10 besar realisasi pendapatan tertinggi se-Indonesia. Ini menurut data dari Kemendagri,” kata Plh Wali Kota Batu Zadim Efisiensi kepada wartawan Jawa Pos Radar Malang.

Dia menjelaskan, pendapatan daerah APBD 2022 terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD), pendapatan transfer, dan pendapatan daerah lainnya. Serta dari retribusi yang masuk. “Agar tahun 2023 pendapatan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya, saya meminta agar Bapenda terus jemput bola mendatangi restoran hingga hotel baru yang telah berinvestasi di Kota Batu. Contohnya dengan memasang tapping box di resto dan hotel yang baru. Tujuannya agar tidak ada kebocoran pajak,” tegasnya.

Lebih lanjut, dengan prestasi yang diraih tersebut, Pemkot Batu optimistis realisasi pendapatan tahun 2023 ini berhasil lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Mengingat sektor pajak hotel, hiburan dan resto mulai kembali normal dengan status pandemi yang turun menjadi endemi. Namun, pada tahun ini, target pendapatan Kota Batu juga ditambah. Dari yang sebelumnya Rp 200 miliar, akan menjadi Rp 250 miliar.

“Sedangkan untuk sektor pendapatan dari pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBBP2) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) pihaknya meminta agar Bapenda aktif jemput bola dengan pelayanan keliling ke desa/kelurahan. Pelayanan bisa dilakukan sepekan dua kali,” ungkap Zadim. (adk/lid) Editor : Mardi Sampurno
#jawa pos radar malang #PAD Kota Batu Tertinggi #PAD kota batu #pendapatan asli daerah (PAD)