Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pj Wali Kota Kurang Sreg dengan Konsep Gedung Parkir Bertingkat

Kholid Amrullah • Minggu, 12 Februari 2023 | 00:18 WIB
JUJUKAN: Parkir di selatan Alun-Alun Kota Batu jadi jujukan wisatawan untuk memarkir sepeda motornya.
JUJUKAN: Parkir di selatan Alun-Alun Kota Batu jadi jujukan wisatawan untuk memarkir sepeda motornya.
BATU – Potensi pendapatan daerah (PAD) dari retribusi parkir di Kota Batu belum digarap maksimal. Indikasinya meskipun potensi parkir sangat besar tetapi tidak pernah memenuhi target.

 

Untuk memaksimalkan pengelolaan parkir, khususnya di sekitar Alun-Alun Kota Batu, Dinas Perhubungan (dishub) Kota Batu sempat mewacanakan untuk membangun gedung parkir bertingkat di Jalan Kartini barat alun-alun.

 

Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu Hari Juni mengatakan, kebocoran retribusi parkir disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya, sarana dan prasarana parkir yang perlu ditambah hingga pengawasan terhadap juru parkir (jukir) yang masih lemah.

 

"Sebenarnya, urgensi ada sarana prasarana parkir yang harus ditambah ini karena masih banyak penumpukan parkir yang perlu ditata," ujarnya.

 

Menurutnya, masyarakat hingga wisatawan yang parkir di Jalan Gajahmada baik motor maupun mobil saja bisa sampai 4 jam. Maka, tak heran jika pengunjung alun-alun yang mau parkir kendaraan kerap kali menunggu antrean.

 

"Permasalahan lainnya adalah pelaku usaha jangan mau menang sendiri. Karena, setidaknya pelaku usaha harusnya punya tempat parkir demi kenyamanan wisatawan," katanya.

 

Di sisi lain, Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan, Batu adalah kota wisata yang kantong parkirnya harus dioptimalkan dengan baik. Terutama, harus digali lebih lanjut apa solusi terbaiknya untuk mendongkrak kantong parkir di kota ini.

 

"Nah, terkait gedung parkir bertingkat, sebetulnya Kota Batu ini terkenal karena alamnya. Menurut saya pribadi kalau gedung bertingkat itu artinya arahnya modern," ucapnya.

 

Aries menuturkan, untuk gedung parkir bertingkat memang masih memerlukan banyak masukan. "Saya rasa yang representatif itu menjadikan tempat parkir yang memanfaatkan lahan desa misalnya, rest area sebuah desa. Misalnya, parkiran terbuka hijau yang luas," bebernya kepada Jawa Pos Radar Batu kemarin (9/2).

 

Saat ditanya apakah sudah ada lahan yang representatif untuk gedung parkir bertingkat di Kota Batu, pihaknya menyatakan, masih memerlukan kajian mendalam. "Pada intinya, kami ingin Kota Batu semakin maju dan perekonomian sekitarnya berkembang pesat. Jika ada area parkir yang memadai maka perekonomian pun bisa jalan," tandasnya. (ifa/lid). Editor : Kholid Amrullah
#parkir alun alun #Gedung Parkir Bertingkat #Pj Wali Kota Batu