Nekat Buka saat PSBB, Pertokoan Pecinan Disidak Petugas

MALANG – PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Malang Raya masih berjalan. Namun, masih ada saja toko yang nekat buka. Salah satunya di kawasan Pecinan, Kota Malang.

Hari ini, kawasan Pecinan jadi sasaran sidak petugas gabungan dari unsur Pemkot, Polisi dan TNI.

Petugas menyisir mulai Jalan Pasar Besar Kota Malang, Jalan Zaenal Arifin, hingga
Jalan KH Agus Salim, Sukoharjo, Kota Malang atau yang biasa dikenal dengan Pecinan. Di lokasi ditemui beberapa toko elektronik, pakaian, handphone, alat musik, hingga toko kosmetik yang masih buka.

Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Sutantyo yang ada di lokasi terlebih dulu memberi imbauan kepada toko yang masih buka.

“Tolong, semua kegiatan di pusat perbelanjaan di Kota Malang yang tidak ada kaitannya dengan alat kesehatan dan sembako, silahkan tutup dan dikurangi kegiatan operasionalnya,” kata Sutantyo lewat pengeras suara kala menyisir Jalan Zaenal Arifin, Kota Malang, Jumat (22/5) jelang waktu Salat Jumat.

Sementara polisi berjaga, petugas Satpol PP masuk ke satu per satu toko yang masih buka. Mereka memberi teguran secara lisan agar toko bisa segera ditutup.

“Ini sudah tahap keenam, kita tegur kalau beliaunya (toko) mau menutup sendiri ya tidak apa apa. Sasaran kita hari ini toko, termasuk tadi ada toko kosmetik, ya harus tutup itu,” kata Kasatpol PP (Kepala Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Malang, Priyadi sambil berlalu.

Penindakan dan teguran dalam rangka lanjutan PSBB kali ini terbilang mendadak. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata dan Dandim 0833 – Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson menyusul hadir di lokasi tak berselang lama petugas berjalan.

Wali Kota Malang, Sutiaji juga ikut sidak gabungan dan berkumpul di kawasan Depan Pasar Besar Kota Malang.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor: Indra M