Toko Nekat Buka saat PSBB? Siap-siap Izinnya Dicabut

MALANG – Kecuali toko yang menjual alat kesehatan, obat dan sembako, semua toko wajib tutup selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Lalu, bagaimana bila nekat?

“Kalau ada toko yang sampai tiga kali menerima surat teguran dan masih tetap buka, kami sudah sepakat dengan Dandim dan Pak Wali bahwa ini kami bisa buat surat resmi untuk dicabut perizinannya,” papar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata, Jumat, (22/5).

Petugas tak ingin kecolongan lagi. Mereka harus tegas. Pasalnya, dari sidak Jumat (22/5) di Kawasan Pecinan, Kota Malang tadi, masih banyak ditemui toko yang melanggar aturan dengan masih nekat buka.

Ada toko yang menjual elektronik, pakaian, handphone, mebel, optik, alat musik, hingga toko kosmetik yang masih buka. Sementara petugas polisi berjaga, petugas Satpol PP masuk ke satu per satu toko yang masih buka. Mereka memberi teguran secara lisan agar toko disarankan bisa segera tutup.

“Kami tidak mau berdebat. Kami berikan teguran bagi yang masih membandel dan masih buka. Karena sudah diatur mana yang boleh buka dan mana yang tidak boleh,” tambah Leo – sapaan akrabnya.

Polresta Malang Kota, Satpol PP dan TNI akan terus menjalankan sidak ini besok, (23/5) di jam yang sama. Rencananya sidak semacam ini bakal terus dilaksakan hingga PSBB usai tanggal 30 Mei nanti.

Dalam operasi gabungan Pemkot Malang, Polresta Malang dan Kodim 0833 Kota Malang tadi juga terlihat Wali Kota Malang, Sutiaji, Dandim 0833 – Kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson hingga Kasatpol PP Kota Malang, Priyadi.

“Kita tidak boleh main main dengan bahaya korona. Hingga hari ini (22/5) pasien positif sudah berjumlah 30 orang. Dan yang cukup memprihatinkan, hari ini ada satu meninggal dari yang positif. Jadi ayo kita semua mengikhlaskan diri tidak bergerumbul, berkelompok, berhimpun di keramaian, kita di rumah saja,” pesan tegas Wali Kota Malang, Sutiaji.

Operasi spontan siang tadi cukup membuat para pelaku niaga yang masih buka kaget. Mereka kelabakan menutup toko kala didatangi Wali Kota dan Forkopimda. “Kita bersyukur, mereka memahami dan mau menutup, karena kalau dari Satpol PP terus kita sarankan agar toko bisa sukarela tutup sendiri,” singkat Kasatpol PP Kota Malang, Priyadi.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor: Indra M