Polisi-TNI Cegat Pengguna Jalan yang Tak Kenakan Masker di Kota Malang

MALANG – Operasi gabungan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang dilakukan Pemkot Malang bersama Polresta Malang Kota dan Kodim 0833, Sabtu (23/5) membidik pengguna jalan yang tak mengenakan masker.

Petugas pun menghentikan pengguna jalan yang tak bermasker. Mereka ditanyai, kenapa masih belum patuh dengan aturan memakai masker. Ada yang beralasan tertinggal, ada yang maskernya hilang, lepas sampai tak punya sama sekali.

Salah satunya Agus. Ia mengaku dalam perjalanan dari Pemakaman daerah Polehan menuju daerah Dinoyo, Kota Malang. “Masker saya jatuh,” singkat pria berusia 40 tahunan itu.

Bukannya memberi hukuman, petugas melakukan aksi simpatik dengan membagikan masker kepada siapa saja yang belum memakai. Sebelum kemudian dipersilakan melanjutkan perjalanan.

Wali Kota Malang, Sutiaji berujar kegiatan dadakan semacam ini bakal terus dilakukan secara sporadis. “Ya akan kami lakukan terus nantinya selama PSBB ini,” tukas suami Widayati itu.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi mengatakan langkah peringatan dan teguran bakal terus intens dilakukan selama PSBB Malang Raya berlaku.

Termasuk pada pelaku usaha nonsembako dan obat-obatan yang nekat Buka selama PSBB.

“Setelah ini, tim akan bergerak ke wilayah timur dan barat kota. Pada umumnya saat kita ingatkan, para pelaku usaha mematuhi, sehingga sampai hari ini belum kita keluarkan berita acara peringatan,” kata pria berkacamata itu.

Pejabat eselon II Pemkot Malang tersebut berharap warga kota Malang mau mematuhi aturan dengan sadar memakai masker dan physical distancing. “Tidak hanya para pelaku usaha, tapi semua masyarakat juga patuh untuk sejenak tinggal di rumah saja atau melakukan physical distancing,” singkat Pri – sapaan akrabnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor: Indra M