Pria Berusia 67 Tahun Jadi Pasien Positif Korona Pertama yang Meninggal di Kota Malang

KOTA MALANG – Sebelumnya, belum ada satu pun pasien positif Covid-19 di Kota Malang yang meninggal dunia. Kasus kematian lebih banyak berasal dari PDP (pasien dalam pengawasan)

Namun Jumat (22/5) untuk kali pertama ada pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.

“Satu pasien meninggal ini adalah pasien positif yang terkonfirm Kamis (21/5). Pasien yang meninggal ini adalah warga biasa berusia 67 tahun,” ujar Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Malang, Nur Widianto, Sabtu, (23/5).

Diketahui, pria tersebut terdata pasien baru positif covid-19 bersama dua orang pasien positif lain pada Kamis. Wiwid – sapaan akrabnya menyebut profesinya adalah wirausahawan dan berdomisili di Kecamatan Kedungkandang.

“Sebelumnya satu warga meninggal ini sebelumnya PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di Rumah Sakit. Belum diketahui riwayatnya (covid-19),” tambah pria yang juga menjabat Kabag Humas Pemkot Malang itu.

Maksudnya riwayat adalah apakah pasien ini sebelumnya punya riwayat perjalanan ke wilayah zona merah belum diketahui. Termasuk apakah dia memiliki penyakit penyerta (komorbid) atau tidak juga belum diketahui.

“Dari mana dia bisa terpapar atau tidak, sebelumnya masih dilakukan proses tracing, jadi belum tahu hasilnya,” tandas Wid.

Adapun, pasien tersebut sudah dimakamkan sesuai protokol covid-19 di daerah asalnya yang masuk wilayah Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Bersama kabar ini, pasien positif covid-19 di Kota Malang ikut bertambah. Data Tim Satgas Covid-19 Kota Malang per 22 Mei kemarin, jumlahnya bertambah dua orang.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Foto Ilustrasi
Editor: Indra M