Ini Alasan Takmir Masjid Agung Jami Kota Malang Tetap Gelar Salat Id

Ketua II Takmir Masjid Agung Jami Kota Malang H Abdul Aziz.

KOTA MALANG – Masjid Agung Jami Kota Malang tetap menggelar salat Idul Fitri 1441 H meskipun ada imbauan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang agar masjid tidak mengadakan di tengah pandemi Covid-19. Alasannya, surat imbauan yang diterima Takmir Masjid Agung Jami Kota Malang dinilai tidak proporsional dan legimitasi.

Demikian diungkapkan Ketua II Takmir Masjid Agung Jami Kota Malang H Abdul Aziz kepada radarmalang.jawapos.com, seusai mengikuti salat Idul Fitri 1441 H, di Masjid Agung Jami Kota Malang, Minggu (24/5). “Kami memang menerima surat imbauan (tidak mengadakan salat Idul Fitri 1441H) tersebut dari Pemerintah Kota Malang. Namun, menurut kami surat tersebut tidak proporsional. Pasalnya, di surat imbauan tersebut tidak ada kop suratnya ketika saya lihat,” papar Aziz.

Kedua, lanjut Aziz, dalam surat imbauan tersebut hanya ada tanda tangan wali kota dan wakil wali kota Malang. Namun, dalam surat tersebut tidak ada stempel Pemerintah Kota Malang. “Surat imbauan tidak ada stempelnya. Artinya, ini kan tidak ada legitimasinya. Karena itu, kami memutuskan tetap melaksanakan salat Id di Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini. Meski demikian, kami tetap melaksanakan protap kesehatan dalam pelaksanaanya,” jelas dia.

Dari pantauan wartawan online ini, Wali Kota Malang Sutiaji tidak terlihat menghadiri acara salat Id di Masjid Agung Jami Kota Malang.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Hendarmono Al Sidarto