Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19, Ribuan Jamaah Hadiri Salat Id di Masjid Agung Jami

Suasana seusai gelaran salat Idul Fitri 1441H di Masjid Agung Jami Kota Malang, Minggu (24/5).

KOTA MALANG – Masjid Agung Jami Kota Malang tetap menggelar salat Idul Fitri 1441 H meskipun ada imbauan dari pemerintah untuk menggelar salat di rumah. Hal itu nampak dari ribuan jamaah yang berduyun-duyun datang ke Masjid di tengah Kota Malang itu sejak subuh.

Namun demikian, penggunaan protokol kesehatan Covid-19 tetap dilaksanakan secara ketat oleh panitia salat Id, seperti penggunaan masker bagi jamaah, pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermo gun, pengaturan jarak antar jamaah, dan penyemprotan handsanitizer sebelum masuk lokasi salat.

Namun, tak seperti tahun-tahun sebelumnya dari pantauan wartawan online ini, halaman Alun-alun Kota Malang yang biasanya digunakan untuk ribuan jamaah wanita, kini hanya nampak ratusan warga yang menggunakan taman untuk salat.

Hal yang sama juga terlihat di tempat parkiran. Jika di tahun sebelum-belumnya parkir kendaraan meluber hingga Jalan KH Wachid Hasyim, kini parkiran kendaraan hanya sampai di Jalan Merdeka Selatan dan juga beberapa kendaraan menempati sisi selatan dan utara Masjis Agung Jami.

Ketua II Takmir Masjis Agung Jami Kota Malang H Abdul Aziz mengatakan memang ada pengurangan dari segi jumlah jamaah. Sebab, di tahun ini pihak takmir masjid Jami menjalankan protap kesehatan untuk mencegah penyebaran Korona, seperti mewajibkan jamaah untuk masuk ke bilik disinfektan, mencuci tangan sebelum masuk masjid, dan juga pengecekan suhu menggunakan thermo gun.

“Dan memang kami kurangi jamaahnya. Seperti di shaf dalam kami beri jarak antar jamaah satu meter. Dan kedua kami kami memang tidak menggunakan Alun-alun untuk jamaah wanita. Jamaah wanita itu kami tempatkan di sebelah kanan (sisi utara) bangunan baru,” imbuh Aziz seusai pelaksanaan Salat Id, Minggu (24/5).

Ia juga menjelaskan, ada juga beberapa kegiatan seremonial di salat Id tahun ini yang berbeda. Pertama, tidak ada sambutan dari pimpinan daerah, yakni Wali Kota Malang Sutiaji beserta perwakilan takmir masjid. Kedua, tidak ada acara Halal bi Halal seusai menggelar salat Id. “Tidak ada memang tadi sambutan-sambutan. Dan hal ini membuat prosesi salat Id cepat
dan jamaah langsung pulang,” tukas dia.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Hendarmono Al Sidarto