Berdalih Beli Madu di Lawang, Warga Surabaya Terpaksa ‘Gigit Jari’

Mobil berplat W dihentikan oleh petugas di Check Point Exit Tol Lawang, Kabupaten Malang, Selasa (25/5).

KABUPATEN MALANG – Berbagai alasan dilontarkan pengendara dari luar  daerah agar bisa memasuki kawasan Malang Raya, meski tahu sedang diberlakukan Pembatasan PSBB. Salah satunya pengendara asal Kota Surabaya yang berdalih ingin membeli madu di daerah Lawang, Kabupaten Malang.

Dengan mengendarai mobil berplat W, pengendara tersebut terpaksa gigit jari karena diharuskan putar balik ke Surabaya saat mencoba melewati posko Check Point Exit Tol Lawang.

Saat dihentikan petugas di check point, di dalam mobil berwarna hitam tersebut membawa sejumlah keluarganya. “Saya memang sudah tahu kalau ada PSBB. Tapi saya ke sini hanya untuk membeli madu,” kata pengendara yang enggan disebut namanya, saat ditanya awak media, Selasa (25/5).

Pengendara tersebut menerangkan alasannya nekat membeli madu di Lawang karena kualitasnya bagus. “Di Surabaya tidak ada, adanya madu yang saya cari di Rimba Raya (sebuah kawasan di Lawang),” tuturnya.

Meskipun begitu ia dan keluarga harus mengurungkan niatnya untuk membeli madu. Sebab, saat petugas check point mengecek KTP-nya, pria tersebut berasal dari kota Surabaya. “Ya sudah, saya putar balik saja,” ujar pengendara tersebut.

Terpisah, Ketua Posko Check Point Exit Tol Lawang Ipda Fredy Siwi mengatakan, memang banyak alasan yang dibeberkan para pengendara luar daerah Kabupaten Malang.

“Tapi kami tetap tegas, apapun alasannya kalau warga non KTP Malang tidak boleh masuk,” kata Fredy.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Hendarmono Al Sidarto