Masa Berlaku Surat Rapid Test Diperpanjang, Penumpang KA Lebih Bebas Bepergian

Penumpang menuju gerbong kereta api, di Stasiun Kota Malang, Minggu (28/6). Foto: Rubianto/Radar Malang

KOTA MALANG – Surat keterangan hasil rapid test masih menjadi syarat wajib bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api (KA). Meski begitu, sejak Minggu (28/6), PT KAI Daop 8 Surabaya memberi kelonggaran regulasi ini.

Sebelumnya, surat keterangan rapid test atau PCR (polymerase chain reaction) hanya berlaku tiga hari. Lewat dari itu, calon penumpang KA harus rapid test ulang.

Tapi kini, masa berlaku surat itu lebih panjang: 14 hari. Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, kebijakan ini mengacu Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi New Normal.

”Kami menyesuaikan dengan surat edaran yang terbaru, tujuannya agar penumpang bisa lebih nyaman mempersiapkan perjalanan, terutama yang pulang-pergi agar tidak tes ulang,” ujarnya.

calon penumpang menunjukkan surat keterangan hasil rapid test. Foto: Rubianto/Radar Malang

Mekanismenya, rapid test bisa dilakukan di mana saja. Nantinya, surat keterangan hasil rapid test itu akan dicek oleh petugas check in stasiun KA.

Pewarta: Biyan Mudzakiy
Editor: Indra M