Disiplinkan Warga, Polisi dan TNI Ditempatkan di Mal dan Pasar

Salah satu aktivitas pusat perbelanjaan di Kota Malang. Personel TN-Polri TNI-Polri akan ditempakan di mal dan pasar untuk mendisiplinkan warga saat masa transisi tatanan baru diberlakukan.

KOTA MALANG – Pemkot Malang akan bekerja sama dengan TNI-Polri dalam mendisiplinkan warga saat tatanan baru (new mormal) diberlakukan. Kerja sama tersebut berupa penempatan personel polisi dan tentara di mal dan pasar-pasar tradisional.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Wali Kota Malang Sutiaji, , Jumat (29/5). “Kapolda dan Pangdam mengatakan (new normal) ini tanggung jawab bersama. Jadi mal-mal dan pasar pada tahap awal akan ada (personel) TNI-Polri untuk menjaga kedisiplinan masyarakat,” tutur Sutiaji.

Saat disinggung berapa personel dan ditempatkan di bagian mana pasar dan mall, Sutiaji mengaku belum mengetahui secara detail. “Informasi ini belum detail bagaimananya nanti kita atur bersama,” kata dia.

Sebagai informasi, per 1 Juni 2020, Malang Raya sudah mulai memasuki transisi tatanan baru. Masa transisi itu direncanakan akan berlangsung selama tujuh hari. Karena itu, aktivitas perekonomian seperti mal dan perhotelan berangsur-angsur dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Protokol kesehatan itulah yang saat ini masih digodog oleh Pemkot Malang yang nantinya akan berupa Peraturan Wali Kota (Perwal).

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Hendarmono Al Sidarto