Ada 13 Poin dalam Rancangan Peraturan Wali Kota Malang Terkait New Normal Life

MALANG – Perwal (Peraturan Wali Kota) terkait transisi New Normal Life Kota Malang sudah capai 90 persen. Hal ini diungkap Wali Kota Malang Sutiaji jelang akhir masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), Sabtu (30/5).

Ya, mulai Minggu (31/5) besok, Malang Raya bakal masuki masa transisi New Normal. Kepala daerah pun diwajibkan membuat Perwal/Perbup lanjutan untuk mengatur masa transisi.

“Finalisasi Perwal sudah, saya sampaikan sudah 90 persen, jadi tinggal nunggu evaluasi dari Provinsi. Menurut informasi dari Biro Hukum Provinsi itu sudah sampai di mejanya pak Sekdaprov,” ujar Sutiaji.

Suami Widayati itu menyebut belum 100 persen karena Perwal transisi New Normal itu masih bisa dikoreksi oleh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Iya 90 persen, karena kemungkinan ada koreksi dari Biro Hukum dari pak Sekdaprov ada penambahan,” tambah Sutiaji.

Inti dari Perwal itu, Pemkot Malang bakal melonggarkan, namun tidak selonggar-longgarnya. Terus bertahap sesuai kebutuhan.

“Ada 13 item. Di manual sudah ada, kalau rumah ibadah itu bagaimana, Mal bagaimana, pasar rakyat bagaimana, sudah diatur semuanya,” katanya.

Dia menegaskan, New Normal Life ini bukan normal kembali sebelum masa covid-19. “Ini bukan normal yang normal sebelum masa covid-19. Ini normalnya adalah normal kondisi kita bagaimana kita bisa hidup di tengah covid-19,” tandasnya.

Harapannya covid-19 bisa segera pudar dari bumi arema dan Indonesia. Dengan prinsip utama nyawa dan kesehatan masyarakat tetap jadi poin terpenting yang bakal dikedepankan.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor: Indra M